Besok Radar Malang Review Tuntas Plus Minus Tol Mapan Bareng Pakar

KOTA MALANG – Tol Malang-Pandaan (Mapan) nyaris kelar. Proyek infrastruktur senilai Rp 5.97 triliun itu diharapkan mempermudah mobilitas antar daerah. Namun diantara harapan tersebut tersisip kekhawatiran masalah-masalah yang akan muncul, diantaranya ketidaksiapan infrastrukur penunjang yang dapat menimbulkan masalah kemacetan di dalam kota.

Bayangan kebimbangan inilah yang akan dikupas habis di One Day Seminar yang digelar Jawa Pos Radar Malang selasa besok (23/4) di Guest House UB. Acara ini akan digelar dengan tema ”Tol Mapan (Malang–Pandaan): Solusi Baru, Harapan Baru, atau Masalah Baru?”.

Ada dua narasumber berkompeten yang akan mengisi seminar ini, yakni Drs Kresyana Yahya MSc, pakar statistik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Prof Dr Bambang Supriyono MS, pakar kebijakan publik sekaligus dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya.

”Dua pembicara ini akan mengupas dan menganalisis seputar potensi yang menguntungkan serta potensi masalah yang ditimbulkan tol Mapan,” ujar Pemimpin Redaksi (Pemred) Jawa Pos Radar Malang Mardi Sampurno.

Dalam seminar tersebut nantinya akan dibahas bagaimana masa depan Malang Raya setelah tol Mapan dioperasikan. Termasuk mengulas kompleksitas persoalan yang muncul dan bagaimana para stakeholder menghadapinya.

Mulai dari mengulas adanya kemungkinan peningkatan jumlah kendaraan yang masuk hingga pelebaran infrastruktur jalan yang belum terlihat signifikan di Malang Raya. Masalah-masalah ini sejatinya dapat memicu penumpukan kendaraan di ruas Malang Raya pasca pembukaan Tol Mapan.

”Jika tidak segera dipikirkan dan dicarikan solusinya, keberadaan tol Mapan ini justru akan menjadi kurang bermakna,” terang Mardi.

Selain menghadirkan pembicara yang kompeten, rencananya seminar ini juga akan dihadiri tiga kepala daerah di Malang Raya.

”Kami undang semua stakeholder yang berkaitan dengan tol Mapan ini. Mulai dari pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat, swasta, dan perempuan,” ujar pria yang akrab disapa Sam ini.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Bayu Eka Novanta
Penyunting: Fia