Besok, Hijaukan Balai Kota dan Pecahkan Rekor MURI

Warga Kota Malang bakal mengukir sejarah besok pagi (30/4). Sebanyak 6.000 warga tumplek-blek di halaman Balai Kota Malang dan Alun-Alun Tugu.

KOTA MALANG – Warga Kota Malang bakal mengukir sejarah besok pagi (30/4). Sebanyak 6.000 warga tumplek-blek di halaman Balai Kota Malang dan Alun-Alun Tugu.

Kompak mengenakan kaus berwarna hijau, mereka akan senam bersama dalam event Malang Menari ”Dancing on The Street”. Aksi untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) itu bakal dimulai pukul 06.00.

Wakil Ketua Panitia Andreas A. Suliyan menyatakan, event tersebut bakal dibuka langsung oleh Wali Kota Malang Moch. Anton dan didampingi Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Malang Dewi Farida Suryani.

”Kami bersyukur, minat masyarakat untuk ikut andil dalam event ini sangat besar. Bahkan, ini melampaui target awal yang kami tetapkan,” ujar Andreas yang juga ketua Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Jawa Timur tersebut.



Awalnya, Andreas hanya menargetkan 5.000 peserta. Tapi, masyarakat yang mendaftar sangat banyak, sehingga dia harus membatasi 6.000 peserta saja. ”Kami mohon maaf kepada calon peserta yang tidak bisa ikut berpartisipasi. Kami khawatir tempat tidak memenuhi syarat, sehingga peserta kurang leluasa untuk bergerak,” tambahnya.

Andreas menegaskan, event Malang Menari ini hasil kerja bareng beberapa institusi. Yakni Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Malang, Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Malang, IODI Jawa Timur, SSK Dancer Sport, dan didukung Jawa Pos Radar Malang.

Selain memecahkan rekor Muri, event tersebut juga menjadi kado indah di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103 Kota Malang.