Bertambah sampai 14 Meter, Pelebaran Jalan Jawar Dimulai

Bertambah sampai 14 Meter, Pelebaran Jalan Jawar Dimulai

JawaPos.com – Pelebaran Jalan Jawar, Kecamatan Pakal, dimulai. Akses ke Romokalisari itu akan dikerjakan 375 meter dimulai dari sisi utara menuju ke selatan. Rencana pemkot melebarkan jalan tersebut ada sejak lama, tepatnya pada 2013.

Namun, rencana itu baru terealisasi tahun ini. Ada beberapa faktor yang memicu keterlambatan proyek tersebut. Salah satunya masalah pembebasan persil di sisi timur jalan. ”Untuk pengerjaan yang sekarang, semua sudah beres (pembebasannya, Red), gak ada masalah,” ucap Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Pakal Eddy Purwanto kemarin.

Eddy mengatakan, pengerjaan Jalan Jawar dimulai Senin (13/5). Gerak pihak proyek di lapangan sebenarnya dimulai awal bulan ini. Namun, saat itu di kawasan Sumberejo terjadi banjir akibat luapan Kali Lamong. Luapan tersebut juga membuat Jalan Romokalisari tergenang.

Pelaksana proyek baru memberikan edaran untuk mengosongkan bangunan di area tersebut pada Minggu (5/5) ketika air mulai surut. Karena itu, pengerjaan baru bisa dilakukan pada Senin (13/5). Tahun ini Jalan menuju ke kompleks Gelora Bung Tomo (GBT) itu hanya diperlebar sepanjang 375 meter dari total keseluruhan 1 kilometer.

Pelebaran jalan yang dikerjakan PT Elang Mitra Regantama tersebut dalam tahap pembuatan fondasi batas tepi jalan dan pengurukan. Pengerjaannya dimulai dari ujung utara ke selatan. Eddy mengatakan, jalan tersebut dilebarkan ke sisi timur sekitar 8 meter. Dengan begitu, total lebar jalan nanti sekitar 13-14 meter. ”Kalau yang sekarang, lebarnya sekitar 5,5 meter,” ucapnya.

Menurut dia, jika tidak ada kendala, pelebaran tersebut rampung empat bulan mendatang. Pelebaran Jalan Jawar sangat dinanti masyarakat yang kerap melintas di jalan itu. Tanpa ada pertandingan atau event di Gelora Bung Tomo, jalan tersebut sudah padat. Apalagi saat ada pergelaran di stadion itu.

Kepadatan tersebut terjadi karena luas jalan terbatas. Jika ada kendaraan besar yang melintas, pengendara harus mengantre untuk melintas. Sebagian besar kendaraan besar yang melintas adalah truk pengangkut sampah ke TPA. Wilayah yang terdampak pelebaran Jalan Jawar berada di dua kelurahan. Yakni, Sumberejo dan Benowo. Keduanya masuk Kecamatan Pakal.

”Pembebasan di Sumberejo selesai sejak tahun lalu,” katanya. Di Kelurahan Benowo, kini tinggal tiga persil yang masih dalam proses pembebasan.