Bersihkan Sampah, Karyawan PSDA Tenggelam Sinergi Jawa Pos

Informasi yang dihimpun koran ini, kejadian terjadi sekitar pukul 09.00. Saat itu, dia sedang membersihkan sampah di pintu keluar saluran tersier lambung kiri sebelah selatan Bendung Klambu menggunakan sebatang bambu. Selanjutnya, korban diberitahu karyawan PSDA Klambu lain, Waluyo, 52, dan Mukasana, 52, agar segera naik. Namun, korban tak mengindakan. Korban kemudian terpeleset dan terjebur di bendungan dan terseret arus.

Waluyo mengatakan, setelah tenggelam, korban tak muncul lagi ke permukaan. ”Lalu kami laporkan ke Polsek Klambu dan ke SAR BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Grobogan,” katanya.

Mendapatkan laporan adanya orang tenggelam, petugas Polsek Klambu langsung ke lokasi sambil membantu pencarian dengan SAR BPBD Grobogan dan Basarnas Jateng. Pencarian korban dilakukan dengan menyelam di tempat lokasi kejadian. Juga menyisir sungai sampai 3 kilometer.

Kapolsek Klambu AKP Asep mengatakan, pencarian masih terus dilakukan, karena korban belum ditemukan. ”Pencarian korban hingga saat ini (kemarin siang, Red) belum membuahkan hasil. Masih kami teruskan pencarian,” terangnya.



Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Grobogan Budi Prihantoro menuturkan, pencarian dilakukan sampai jarak 3 kilometer hingga di jembatan pintu air Desa Penawangan. Dalam pencarian sempat terjadi kendala, karena hujan deras.

”Pencarian kami lakukan sampai sore hari. Jika sampai belum ketemu, kami lanjutkan besok pagi (pagi ini, Red). Karena pencarian waktu malam hari tidak efektif,” imbuhnya.

(ks/mun/lin/top/JPR)