Berpotensi Tumbuh, Perusahaan Leasing Incar Pembiayaan Syariah

JawaPos.com – Pembiayaan syariah memiliki potensi untuk tumbuh. Potensi itu dilihat oleh perusahaan leasing, PT Bussan Auto Finance (BAF).

Presiden Direktur BAF Lynn Ramli menyebut, pihaknya terus melakukan pengembangan lini bisnis. Di antaranya mengembangkan pembiayaan syariah. Misi itu sejalan dengan pembukaan Griya BAF Dana Syariah di beberapa daerah di Indonesia.

“Produk ini terus kami kenalkan ke masyarakat di berbagai daerah. Kami juga ekspansi ke lini bisnis pembiayaan mobil,” ujar Lynn Ramli dalam keterangan persnya, Senin (15/7).

Lynn meyakini pembiayaan syariah memiliki potensi untuk tumbuh. Hal itu sejalan dengan adanya permintaan masyarakat yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Sisi ini tidak bisa dikesampingkan dan menjadi peluang cukup positif.

Untuk diketahui, BAF meraih pertumbuhan dengan baik dengan mencatatkan jumlah aset yang mencapai Rp 11,1 triliun di akhir 2018. Nilai tersebut juga membuat BAF berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih cukup besar.

Selain itu, rasio Non-Performing Financing (NPF) BAF terjaga dengan baik, sebesar 0,67 persen pada akhir 2018. Untuk meningkatkan jumlah penyaluran pembiayaan kepada masyarakat, BAF pun memperkuat saluran distribusi dan kemitraan strategis.

Strategi itu meliputi mitra digital. Langkah ini untuk memastikan informasi dan pelayanan terbaik telah diberikan kepada konsumen secara real time, cepat, dan akurat.