Berkat Yogurt Ini, Kaprodi Peternakan Unikama Raih Gelar Doktor

MALANG KOTA – Bila temuan Kaprodi Peternakan Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) ini bisa dikembangkan lebih luas, dampaknya bisa memacu produksi yogurt besar-besaran.

Dr Ir Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih, begitu nama Kaprodi Peternakan Unikama itu, mengangkat penelitian pembuatan yogurt dengan stabilizer pati talas.

Berkat penelitiannya ini, Aju meraih gelar doktor ilmu ternak dari Pascasarjana Universitas Brawijaya (UB). Ujian akhir disertasi sendiri sudah dilakukan Jumat lalu (14/8).

Aju mengatakan, sebagai stabilizer dalam pembuatan yogurt, pati talas ternyata sangat bagus. “Bahan tersebut menggantikan gelatin yang umumnya memang digunakan pada pembuatan yogurt,” papar Ayu, panggilannya.

Gelatin, seperti diketahui merupakan bahan hewani. Sementara pati talas adalah bahan nabati. Gelatin biasa diperoleh secara impor.



Ini berbeda dengan pati talas yang relatif mudah didapat. Pembuatannya juga mudah dan murah. “Ini potensi lokal yang kita kembangkan,” jelasnya.

Selain itu, Pati Talas mengandung senyawa amilosa dan amilopektin yang mencegah sineresis atau pemisahan cairan dengan gel.

“Dengan menggunakan pati talas rasanya tidak terlalu asam. Kan ada orang yang nggak suka (yogurt) terlalu asam,” kata dia.

Disamping itu, pati talas juga berfungsi sebagai pangan fungsional. “Harapannya bisa diproduksi masal dan bisa bekerjasama dengan industri, agar semua tahu kehebatan pati talas,” tutup Ayu.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Dok. Pribadi
Editor : Indra Mufarendra