Berkat Kelompok Mahasiswa Ini, Biji Kopi pun Bisa Jadi Masker Pembersih Wajah

MALANG KABUPATEN – Biji kopi diolah menjadi minuman, itu sudah biasa. Tapi bagaimana bila diolah menjadi masker wajah?

Masker wajah berbahan kopi menjadi inovasi dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama). Inovasi ini mereka kembangkan di Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Kebetulan, desa ini menjadi salah satu desa penghasil kopi.

“Kami lihat masker kopi ini masih jarang diproduksi. Jadi semuanya, mulai proses pemilihan biji, sampai produksi kami lakukan di desa ini,” papar Decky Satrio Pamungkas, Koordinator Desa (Kordes) KKN Unikama 2019.

Produk masker kopi mereka presentasikan di depan Rektor Unikama Dr Pieter Sahertian MSi, Sabtu lalu (10/8). Pada hari itu, rektor memang tengah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan KKN di sejumlah desa.



Pembuatan masker kopi terbilang mudah.

Pertama-tama, biji kopi dihaluskan, lalu ditambahkan air mawar.
Karena proses yang mudah itulah, Decky percaya bahwa masyarakat desa bisa memproduksi itu dalam jangka panjang.

Inovasi mahasiswa Unikama ini pun mendapatkan perhatian dari warga desa. Terutama ibu-ibu PKK. Apalagi, ibu-ibu PKK itu sudah mencoba langsung produk masker.

Sementara itu, Rektor Unikama Dr Pieter Sahertian mengatakan bahwa, program KKN harus bisa memberikan dampak kepada masyarkaat.

“Jadi KKN ini kan mengintegrasikan kemampuan, pengetahuan, keterampilan dan skill yang lain dari mahasiswa. Ditambah nilai-nilai yang ada di masyarakat, itu intinya,” pesan Pieter.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor : Indra Mufarendra