Berkas Pelaku Curas terhadap Perempuan Panggilan Belum Dilimpahkan

JawaPos.com- Berkas perkara John Weku, pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap perempuan panggilan high class belum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Penyidik Polsek Mlati sampai saat ini masih melengkapi berkas pria asal Manado, Sulawesi Utara itu.

“Sementara untuk saat ini, kami masih koordinasi dengan kejaksaan mengenai kapan berkas akan dilimpahkan,” kata Kapolsek Mlati Kompol Yugi Bayu, Senin (7/1).

Pelaku sampai sekarang masih ditahan di ruang tahanan Mapolsek Mlati. Dari perkembangan penyidikan, Jhon Weku adalah pelaku tunggal alias melakoni kejahatan seorang diri.



“Tidak ada jaringan, pelaku hanya sendiri saja. Untuk korban dari laporan kami juga baru dua orang. Belum ada tambahan korban,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jhon Weku ditangkap atas tindakan curas terhadap korban seorang perempuan panggilan high class berinisial I, asal Jakarta. Korban sempat diborgol dan diikat di sebuah kamar hotel. Kemudian barang-barang berharganya dirampas, hingga menyebabkan kerugian sekitar Rp 75 juta. “Modusnya mengajak kencan korban,” terang Yugi.

Perkenalan Jhon Weku dengan I atas perantara D, perempuan asal Bandung. Atas tindakan kejahatan itu, I dan D melaporkan ke Polsek Mlati Sleman. Jhon Weku berhasil ditangkap pada 8 Desember 2018 di sebuah tempat karaoke di Sleman. Dalam kasus ini dia dijerat Pasal 365 mengenai pencurian dengan kekerasan dengan hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Dari penyidikan, Jhon Weku ternyata sebelumnya juga pernah melakukan kejahatan yang sama. Yakni pada 2011 silam dan diulangi lagi 2 tahun berselang seusai menjalani masa hukuman.

Editor      : Dida Tenola
Reporter : Ridho Hidayat