Beredar Instruksi Kawal Pencalonan

Beredar Instruksi Kawal Pencalonan

Surat undangan itu berkop Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Lumajang. Berisi instruksi untuk mengawal pendaftaran pasangan calon Drs H As’at MAg dan H Thoriq. Surat undangan itu juga terteken ketua umum PPDI Lumajang, Muhammad Rosul, tertanggal 8 Januari 2018.

Surat yang beredar luas itu bukan cuma menggegerkan facebook. Hampir semua grup WA sesak dengan komentar-komentar miring. Bahkan, aduan ke Panwas kabupaten juga banjir. “Banyak sekali yang mengadu. Tak terhitung yang masuk ke kami,” ungkap Akhmad Muhaddid MR, ketua Panwaskab Lumajang.

Jadid, sapaan akrabnya, juga mendapati di media-media online maupun sosial media. Jaringan komunikasi online juga penuh.

Dengan surat yang kita temukan itu, dia menyebutkan muncul potensi akan adanya pelanggaran terhadap kegiatan pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati Lumajang. “Sehingga  kami harus segera mengambil langkah preventif,” ungkapnya.

Langkah awal  adalah mengkonfirmasi atau mengklarifikasi tentang kebenaran surat  ini. “Apakah surat ini betul-betul dikeluarkan oleh yang menandatangani atau hanya surat palsu,” jelasnya pada puluhan awak media di kantor Panwas siang kemarin.

Setelah klarifikasi, pihaknya akan bermusyawarah bersama para  pimpinan Panwaskab.  Kemudian  jika benar, pihaknya akan upayakan semaksimal mungkin menindaklanjuti. “Yang jelas potensi-potensi  ini akan kita teruskan pada pihak-pihak yang berwenang untuk menanganinya. Kalau kita melihat surat ini kan ada potensi keterlibatan pejabat pemerintahan di tingkat desa, sedangkan tidak seharusnya dilakukan oleh mereka,” tegasnya.

Dewan pembina dan penasehat pun, lanjut dia, nantinya jelas akan ditindaklanjuti. Termasuk pada kepala desa dan jajaran di bawahnya. Jadid juga mengakui juga ada potensi keterlibatan ASN (Aparatur Sipil Negara/PNS). “Akan kami konfirmasi terlebih dahulu kepada BKD,” katanya.

Jika melihat isi surat tersebut, dia mengakui belum ada temuan atas instruksi pasangan calon. Tetapi lebih pada lembaga PPDI. Kalau memang nanti berkelanjutan, pihaknya akan tetap menindaklanjuti. “Sampai pada pasangan calon. Tetapi ini bunyinya masih undangan,” ungkapnya. 

(jr/fid/das/JPR)