Beras Impor Masuk Gudang Bulog Malang

Sebagian beras impor bakal masuk ke gudang milik Sub Divre Bulog Malang. Namun, keberadaan beras tersebut tidak akan didistribusikan di wilayah Malang Raya. Beras tersebut hanya disimpan sebelum nantinya dikirim ke daerah lain. 

MALANG KOTA – Sebagian beras impor bakal masuk ke gudang milik Sub Divre Bulog Malang. Namun, keberadaan beras tersebut tidak akan didistribusikan di wilayah Malang Raya. Beras tersebut hanya disimpan sebelum nantinya dikirim ke daerah lain.

Kepala Sub Divre Bulog Malang Dian Paramita mengakui di antara 12 ribu ton beras impor tersebut bakal masuk gudang di Malang. Namun untuk saat ini, instruksi untuk membuka gudang memang belum diterima. ”Kalau untuk gudang Bulog sendiri memang akan dibuka untuk transit beras impor, tapi kami memang tidak mengadakan penyerapan beras impor,” ujarnya.

Hanya, pihaknya belum mendapat kepastian berapa jumlah beras impor yang akan dikirim ke gudang bulog Malang. ”Karena masih baru dibongkar, jadi kami menunggu keputusan dari Sub Divre Jatim tentang besaran jumlah beras yang transit di gudang Bulog  Malang,” tambahnya.

Menurut dia, Malang tidak perlu menyerap impor beras karena ketersediaannya saat ini mencukupi. Untuk saat ini, stok beras yang ada di gudang mencapai 3.700 ton. Beras dikemas dalam karung ukuran 50 kg dan disimpan di empat  gudang Bulog Malang.

Menurut Paramita, jumlah ini bisa memenuhi kebutuhan pangan warga Malang Raya hingga masa panen berikutnya tiba.  ”Masa panen menjelang Maret hingga April sehingga kami sudah mempersiapkan ketersediannya juga,” akunya. Beras yang disimpan di gudang Bulog adalah beras premium dengan harga jual tertinggi Rp 9.450 per kg.

Pewarta : NR2
Penyunting : Ahmad Yani
Copy Editor : Dwi Lindawati
Foto : Darmono