Berantas Gizi Buruk, Mensos Pastikan Bantuan ke Agats Tersalurkan

Berantas Gizi Buruk, Mensos Pastikan Bantuan ke Agats Tersalurkan

“Yang perlu diperhatikan satu bulan sejak pertama ditangani, perawatan anak-anak ini harus tuntas. Sebab kalau tidak dikawatirkan akan kembali terulang,” kata Idrus, melalui keterangan tertulis pada RADAR MALANG ONLINE usai mengunjungi lokasi, Sabtu (20/01).

Dalam pengecekan lapangan, tim terpadu yang di antaranya para dokter dan tenaga kesehatan, sudah bekerja dengan baik. Meski Idrus mengaku memaklumi bisa saja ada beberapa warga yang mungkin belum tersentuh layanan kesehatan karena kontur daerah yang sulit di jangkau.

“Namun bisa dipastikan, bantuan ini sudah terdistribusi dengan baik,” katanya.

Selain itu, Kemensos juga menyalurkan makanan tambahan, termasuk untuk anak- anak sebanyak 25.000 paket. Bantuan ini terkoordinasi melalui posko bantuan yang sudah didirikan dan bekerja dengan baik. “Ke depan ini bisa ditingkatkan,” kata Idrus.

Sementara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat menyatakan,  Kemensos akan membantu masyarakat Agats dengan memperkuat layanan kesehatan.. 



Kemensos akan meningkatkan kepesertaan PKH dari 391 akan dikembangkan menjadi 13.000 keluarga.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 14 korban gizi buruk dan campak telah dievakuasi, ke RSUD Agats. Evakuasi dilakukan oleh tim satgas terpadu, Jumat (19/1), pukul 08.30 WIT, dengan kapal Sat Polair Polres Mimika.


(aim/JPC)