Berangkat Naik Angkot, Pulang Kemudikan Mobil Honda Brio

Sutrisno (dua dari kiri) didampingi istrinya saat menerima hadiah mobil Honda Brio Satya tipe S dari GM Radar Malang Don Virgo (kiri) kemarin (29/12).

MALANG KOTA – Setelah 12 hari terparkir di halaman kantor Jawa Pos Radar Malang, kemarin (29/12) mobil Honda Brio Satya tipe S itu diambil pemiliknya, Sutrisno, 56, warga Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Hadiah utama Fun Bike Akhir Tahun 2017 tersebut diserahkan langsung oleh GM (General Manager) Jawa Pos Radar Malang Don Virgo didampingi Manager Keuangan Endra Purnomo.

Ditemani istrinya, Lilik Setyowati, Sutrisno berangkat dari rumahnya di Bedali, Kecamatan Lawang, naik angkot (angkutan kota). Untuk bisa sampai ke tujuan, Sutrisno harus rela berkali-kali oper angkot.

Dari Lawang, dia naik angkot LA (jurusan Lawang–Arjosari), kemudian dari terminal naik GA (Gadang–Arjosari).

Sesampainya di kantor Jawa Pos Radar Malang, Jalan Kawi 11-B, dan dilakukan serah terima, Sutrisno pulang mengemudikan mobil tersebut. ”Alhamdulillah, sampai di sini saya sudah ditunggu Pak Don (Don Virgo),” ujar Sutrisno.

Sutrisno tidak menyangka dia bakal mendapatkan hadiah utama berupa mobil. Saat mengikuti Fun Bike Akhir Tahun 2017 yang digelar Jawa Pos Radar Malang kerja bareng Hotel Aria Gajayana pada 17 Desember lalu, Sutrisno tidak berani berharap yang muluk-muluk. Dia menyadari, tidak mudah mendapatkan hadiah utamanya. Apalagi event tahunan tersebut diikuti sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.



”Awalnya saya tidak berharap lebih, cuma membatin saja seandainya saya dapat hadiah tabungan BNI berisi saldo Rp 1 juta saja, saya sudah senang. Tapi, alhamdulillah Allah menjawab doa saya dengan diganti yang lebih bagus, sebuah mobil,” terangnya.

Untuk menyambut kedatangan mobil tersebut, Sutrisno sudah meminta keluarganya berkumpul di rumahnya. Sabtu lalu (23/12), dia juga sudah menggelar salawatan bersama komunitasnya, CCR (Cycling Club Randuagung).

Rencananya, mobil itu akan dia pakai sendiri. ”Tadinya mobil mau saya jual sebagai tambahan tabungan kami. Tapi, istri dan saudara-saudara saya melarang,” terang Sutrisno.

Menurut dia, mobil tersebut memiliki kenangan dan sejarah besar dalam hidupnya. Sebab, untuk mendapatkannya, dia harus bersaing dengan sekitar 5.000 pegowes. ”Peluangnya satu banding lima ribu. Saya sudah nggak bisa ngomong dan hanya trenyuh saja waktu disebutkan nomor undian saya,” ujarnya.

Sementara itu, istri Sutrisno, Lilik Setyowati bersyukur atas kejutan hadiah mobil Honda Brio Satya tipe S itu. Apalagi mobilnya berwarna merah, sesuai warna favoritnya. ”Kok ya kebetulan warnanya merah, kesukaan saya. Sekali lagi terima kasih kepada Radar Malang,” tuturnya.

Pewarta: NR3
Penyunting: Mahmudan
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Falahi Mubarok