Hagi Grandhito Priambodo, Staf Panwaslu Kota Batu yang Juga Personel Tahu Brontak Band

Hagi Grandhito Priambodo tak bisa menutupi kecintaannya pada musik. Meski kini tercatat sebagai petugas Panwaslu Kota Batu, dia tetap konsisten bermusik dengan band yang sudah dia bentuk sejak SMP.

Hagi Grandhito Priambodo tak bisa menutupi kecintaannya pada musik. Meski kini tercatat sebagai petugas Panwaslu Kota Batu, dia tetap konsisten bermusik dengan band yang sudah dia bentuk sejak SMP.

Dua peran dijalankan Hagi Grandhito Priambodo saat acara Deklarasi Damai Pilkada (pemilihan kepala daerah) di kantor Panwaslu Kota Batu beberapa waktu lalu. Dia jadi penyelenggara sekaligus pengisi acara tersebut. Dia jadi penyelenggara karena merupakan bagian dari Panwaslu Kota Batu. Sebagai pengisi acara, karena Tahu Brontak Band yang digawanginya juga mengisi acara.

Hagi sudah lama jadi personel band bergenre parodi tersebut. ”Saat saya kelas 3 SMP sudah ikut (Tahu Brontak), tapi di bagian vokal,” kata pria kelahiran 7 Oktober 1993 itu.

Karena itu, alumnus SMPN 1 Batu ini sangat akrab dengan semua personel Tahu Brontak. ”Yang vokal itu teman sejak TK. Kalau lainnya kenal sejak SMP,” kata dia.

Meski eksis hingga saat ini, Hagi mengaku bandnya ini juga sempat vakum. Itu terjadi saat dia SMA. ”Kami ubah formasi, dan saya akhirnya pegang jimbe dan backing vocal,” katanya.

Dengan genre musik yang penuh gelak tawa, refreshing dalam bermain musik bersama band ini bisa dirasakan semua personel. ”Ya, memang sudah teman guyon sejak dulu. Akhirnya sudah nyatu,” imbuh Hagi.

Menjalani dua aktivitas berbeda, Hagi mengaku tidak menemui masalah. ”Semuanya masih bisa jalan dengan baik,” kata dia.

Tanggung jawabnya sebagai suksesor terselenggaranya pilkada Jatim juga dia lakukan dengan baik. ”Kalau mana yang diutamakan, ya tetap kerja,” ujarnya. ”Kalau band, ya pas tidak ada kerja saja. Misalnya, Sabtu-Minggu dengan teman-teman Tahu Brontak. Kalau, pas bareng kerja, ya saya utamakan kerja dulu,” paparnya.

Melalui bandnya itu pula dia berpartisipasi melakukan sosialisasi pemilu. Kampanye supaya warga tidak golput (golongan putih) atau tidak mengambil hak suaranya kerap Hagi lakukan. Dengan nada dan pembawaan yang penuh canda tawa, tentunya.

pewarta :Aris Dwi
penyunting :Bayu Mulya
copy editor :Arief Rohman
foto :Darmono