Benarkah Minuman Manis Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe II? – Pendidikan

Sebab kebiasaan minum minuman manis bisa meningkatkan risiko diabetes tipe-2. Bukan hanya itu, minuman gula juga meningkatkan risiko sindrom metabolik. Bukan hanya mitos, namun sebuah studi baru menyebutkan dua porsi minuman manis dalam seminggu dapat meningkatkan risiko pengembangan diabetes tipe-2. Penelitian ini baru-baru ini diterbitkan dalam Journal of Endocrine Society.

“Analisis kami mengungkapkan bahwa sebagian besar studi epidemiologi menunjukkan bahwa asupan minuman manis sering menyebabkan timbulnya sindrom metabolik, diabetes dan hipertensi,” kata penulis senior dan profesor di Stellenbosch University di Stellenbosch, Afrika Selatan seperti dilansir dari Boldsky, Senin (6/11).

Analisis tersebut juga menemukan hubungan antara konsumsi minuman manis dan sindrom metabolik, dan penyakit jantung. Selama penelitian ini, penulis meninjau 36 studi tentang efek kardio-metabolisme dari konsumsi gula manis selama dekade terakhir.

Penelitian dilakukan pada individu yang meminum lebih dari lima minuman manis selama seminggu. Sebetulnya ada beberapa bahan alami untuk mencegah diabetes atau mengontrol kadar gula darah yang bisa saja dipicu oleh minuman manis.



1. Kayu Manis
Kayu manis bukan hanya bumbu dapur tapi juga sarat dengan banyak manfaat kesehatan. Kayu manis mengandung komponen bioaktif tertentu yang membantu merangsang aktivitas insulin dan melawan diabetes. Kayu manis juga dapat menurunkan kadar gula darah. Campurkan satu sendok teh bubuk kayu manis ke dalam segelas susu hangat dan kemudian diminum sekali dalam sehari.

2. Pare
Pare salah satu bahan alami terbaik untuk mencegah diabetes tipe-1 dan tipe-2. Pare meningkatkan sekresi insulin pankreas dan mencegah resistensi insulin. Minum jus pare pada waktu perut kosong setiap pagi membantu mencegah diabetes. Bisa juga dengan mengolah pare menjadi masakan sehari-hari.


(ika/JPC)

Source link

Source link