Benahi Tata Kelola Keparkiran

Permasalahan perparkiran di Kota Malang memang tidak ada habisnya. Salah satunya soal mengidentifikasi juru parkir (jukir) yang resmi dan tidak. Jika jukir resmi disebut yang memakai rompi, tapi ini masih menyisakan banyak celah. Itu karena rompi parkir banyak dijual secara bebas. Semisal di daerah Pasar Besar, Kota Malang, banyak kita temukan rompi untuk jukir yang terjual.
Maka dari itu, jika Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang berniat menertibkan jukir, dishub harus mengeluarkan seragam yang tidak bisa dijual bebas di pasaran. Selain itu, sebaiknya untuk karcis parkir setiap hari ganti warna dan diberikan tanggal. Jadi, jukir tidak bisa memakai karcis lawas sebagaimana kita temukan saat ini. Agar lebih maksimal lagi, saya berharap, soal perparkiran bisa dikelola pihak ketiga sehingga menjadikan customers sebagai raja.

Wien (Warga Malang)
ilustrasi: Andhi Wira