Belum Sepakat, BPTJ Kembali Gelar Pertemuan dengan Sopir 106

 bus transjakarta

JawaPos.com – Sopir angkutan perkotaan (angkot) 106 dan D15 mmeprotera atas pengoperasian Transjakarta S41 rute Pondok Cabe–Tanah Abang. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengaku akan mencarikan solusi.

Pertemuan akan kembali digelar pada Senin (8/4) esok di Terminal Pondok Cabe. Sebelumnya pertemuan sudah dilakukan, dengan menyepakati untuk sementara waktu rute perjalanan S41.

“Kami mengupayakan adanya solusi untuk memfasilitasi keberatannya operator angkot atas beroperasinya S41 sejak 22 Maret lalu. Kami juga melibatkan pihak-pihak terkait,” ujar Kepala BPTJ Bambang Prihartono saat dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (7/4).

Melalui pertemuan tersebut diharapkan tercapai kesepakatan yang baik antara TransJakarta dengan angkutan perkotaan setempat. Sehingga masing-masing dapat menjalankan usaha dan melayani masyarakat.

Menurut Bambang, BPTJ secara prinsip pihaknya menyetujui izin trayek S41 dengan trayek Pondok Cabe–Tanah Abang. Kendati demikian, Bambang menjelaskan tetap harus ada kesepakatan juga dengan angkot setempat.

Ia menjelaskan, syarat itu dimaksudkan agar beroperasinya TransJakarta tidak mematikan usaha angkutan perkotaan yang lebih dulu beroperasi. Seperti angkot 106 dan D15, yang memiliki rute bersinggungan.

“Sementara ini, sampai dengan Senin (8/4), TransJakarta rute Pondok Cabe–Tanah Abang rutenya dialihkan menjadi melalui Ciputat dari sebelumnya lewat Cirendeu,” jelasnya.

Sebaliknya, angkutan perkotaan trayek 106 dan D15 diwajibkan masuk ke Terminal Pondok Cabe. Aturan itu merupakan kesepakatan sementara dari hasil pertemuan pada Kamis, (4/4) lalu.

“Pertemuan Kamis lalu menghasilkan keputusan sementara. Pada pertemuan itu melibatkan BPTJ, pengurus trayek 106 dan D15 serta pihak Kepolisian dan Koramil di Terminal Pondok Cabe,” ujar Bambang.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Wildan Ibnu Walid