Belum Launching, Coban Parangtejo Kondang Duluan

Satu per satu pesona alam di Kabupaten Malang mulai tersingkap. Salah satunya adalah Coban Parangtejo yang terletak di Dusun Princi, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau. Meski belum di-launching secara resmi, belakangan ini wisata air terjun tersebut banyak didatangi wisatawan lokal maupun dari luar kota.

DAU – Satu per satu pesona alam di Kabupaten Malang mulai tersingkap. Salah satunya adalah Coban Parangtejo yang terletak di Dusun Princi, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau. Meski belum di-launching secara resmi, belakangan ini wisata air terjun tersebut banyak didatangi wisatawan lokal maupun dari luar kota.

Ahmad Nafi’, supervisor Wisata Alam Coban Parangtejo, menyampaikan, kebanyakan pengunjung yang datang justru dari luar kota seperti Pasuruan, Sidoarjo, dan Surabaya. ”Mereka kebanyakan tertarik untuk datang setelah melihat posting-an dari media sosial,” ujar Nafi’.

Tidak sulit untuk menjangkau wisata ini, dari arah Dau, pengunjung tinggal mengikuti arah menuju kawasan wisata petik jeruk Selorejo, Kecamatan Dau. Mengikuti jalan utama beberapa petunjuk arah menuju air terjun sudah dipampang di pinggir jalan. Jika masih kesulitan, pengunjung tinggal bertanya pada penduduk sekitar. Harga tiket cukup terjangkau, yakni Rp 15 ribu per orang. ”Tiketnya sudah include semua wahana, jadi tidak perlu membayar lagi di dalam,” ujar Nafi’.

Selain air terjun, kawasan wisata yang digarap bersama antara LKDPH (lembaga kemitraan desa pengelola hutan), Perhutani, serta investor ini juga dilengkapi dengan beberapa wahana seperti ayunan Bukit Terbang, Taman Peterpan, Rumah Kulu-Kulu, camping ground, hingga tempat outbound.

Bukan hanya itu, dalam waktu dekat wisata Coban Parangtejo juga akan dibuka sebagai salah satu gerbang pendakian menuju Gunung Butak. ”Maret 2018, rencananya akan di-launching jalur pendakian baru,” ujarnya. Jika lewat Panderman butuh waktu 8 jam menuju puncak Gunung Butak, lewat Parangtejo cukup ditempuh dengan waktu sekitar 4 jam saja.

Terdekat, Nafi’ menuturkan bahwa pihaknya tengah merancang taman dan kolam renang untuk anak-anak. ”Yang pasti spot selfie juga akan terus kami tambah, karena orang datang ke tempat wisata kan sekarang tujuan utamanya pasti untuk swafoto,” tukasnya.

Pewarta: Farikh Fajarwati
Penyunting: Ahmad Yani
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Darmono