Bekali Anak Jalanan Siap Hidup Mandiri

KOTA  MALANG – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang menggandeng Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Garuda Jaya untuk memberikan pelatihan kepada anak jalanan kemarin (11/4). Pelatihan keterampilan bagi anak jalanan yang diikuti 30 peserta itu diharapkan mampu menjadi bekal sebelum memasuki dunia kerja.

Pipih Triastuti, sekretaris Dinsos Kota Malang, menjelaskan, acara itu bertujuan untuk membina anak jalanan agar mereka mempunyai keterampilan dan kemandirian untuk menghadapi dunia kerja. Peserta diajari untuk memanfaatkan barang bekas menjadi kerajinan. ”Biar mereka juga produktif, tidak hanya ngamen atau minta-minta saja,” ujarnya.

Menurut dia, dinsos menggandeng Garuda Jaya karena UKM tersebut mempunyai potensi bagus. Khususnya di bidang kerajinan barang bekas. Garuda Jaya nantinya juga akan menilai hasil karya setiap anak. Apabila ada yang bagus, maka akan dibeli.

Dia melanjutkan, dinsos mengadakan kegiatan pelatihan kepada anak jalanan rutin dilakukan setahun sekali. Tidak hanya keterampilan, dinsos juga pernah memberikan pelatihan tentang bermusik. Untuk rencana ke depan, dinsos tidak hanya memberi bekal bagi anak jalanan, tapi juga anak panti asuhan.

Senada dengan Pipih, Nanik Wahyuningsih, pemateri dari Garuda Jaya mengungkapkan, hari pertama, peserta diberi materi mengenai pembuatan kerajinan bunga dari kelobot jagung. Sedangkan pada hari kedua, mereka diajari bikin kerajinan dari koran bekas. ”Biar anak-anak tahu, ini lho yang harus dipersiapkan di dunia kerja. Mereka harus punya skill,”ungkapnya.



Sementara itu, Hepi, pengurus Yayasan Samporno Kota Malang, berpendapat bahwa acara itu sangat berguna untuk memberikan informasi dan keterampilan baru untuk anak-anak. Menurut dia, acara ini juga bisa membuat anak-anak untuk berpikir bahwa cari uang tidaklah mudah. Maka dari itu setiap anak harus mempunyai keterampilan khusus sebelum siap memasuki dunia kerja. ”Salah satunya dengan cara mengikuti kegiatan pelatihan seperti ini,” tuturnya.

Pewarta               : nr3
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Abdul Muntholib
Fotografer          : Darmono