Begini Serunya Festival Kampung Tani di Batu

KOTA BATU – Sejak (8/9) lalu, Kampung Temas tengah mengadakan Festival Kampung Tani ke-5 selama tiga pekan berturut-turut.

Yang paling ramai, adalah Kirab Berkah Bumi dan serangkaian kegiatannya pada Minggu pagi (16/9).

Pintu masuk area Bertani, sudah di penuhi deretan petani yang menari Sanduk Massal Temasae. Yang dilanjutkan dengan ritual adat keroyokan gunungan hasil bumi dan serangkaian acara yang tak kalah menarik.

Salah satunya, Kembul Rantang Lurik alias Sego Bontotan. Kegiatan ini berlangsung meriah. Dilakukan di tengah area persawahan. Ibu-ibu yang masih menggunakan baju kebaya tempo dulu. Serta bapak petani yang antusias membawa memedi sawah membuat suasana pedesaan yang guyup rukun makin terasa.


Menurut Bambang Hadi, Lurah Temas. Kembul Rantang merupakan kebiasaan orang jaman dulu. Saat mengunjungi sawah selalu membawa rantang berisi makanan untuk di makan bersama.

“Sekarang kan rata-rata petani dikasih uang makan. Kita ingin menghidupkan lagi suasana jaman dulu, apalahi kalau kembul alias makan bareng kan istilahnya samasama berbagi rasa,” ungkapnya

Di sisi lain, juga menjadi upaya untuk memperkenalkan kearifan lokal Kota Batu kepada wisatawan mancanegara. Mengingat, ada 29 mahasiswa asing yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono mengaku acara ini sangat keren.

Ke depan, ia ingin memasukkan festival ini kedalam agenda tahunan Pemerintah Kota Batu. “Ada beberapa kekurangan mungkin akan saya perbaiki dengan desa dan pemerintah agar lebih baik kedepan. Sebentar lagi akan jadi agenda tahunan,” ungkapnya saat menghadiri acara Festival Kampung Tani.

Pewarta: Feni Yusnia
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Feni Yusnia