Begini Rencana Kemenhub Hindari Penumpukan Kendaraan di Japek

Begini Rencana Kemenhub Hindari Penumpukan Kendaraan di Japek

Menyambut momen lebaran dalam dua bulan ke depan, Kementerian Perhubungan, Korlantas serta instansi lain berencana menerapkan skema baru untuk mengurai kemacetan di wilayah tersebut. Apalagi, saat arus mudik tiba, volume kendaraan di ruas tol Japek akan meningkat signifikan.

Oleh karena itu, Kemenhub dan Kakorlantas berencana mengalihkan arus lalu lintas ke jalan arteri. Penerapan itu akan sedikit berbeda dibanding tahun lalu yang hanya menerapkan contra flow.

“Ini sudah dibahas, tapi belum final. Ada rencana (mengalihkan arus lalu lintas) karena kapasitas tol Japek yang mulai banyak pembangunan jalan, kemudian bottle neck di KM 10 dan KM 35 dan sebagainya,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (13/4).

“Ada rencana dari kami bersama Polri dan Jasa Marga, sebagian kendaraan pribadi dari Jakarta, apakah polanya pada jam tertentu akan dialihkan sebagian ke jalan arteri biasa. Selama ini kan diatur dengan contraflow dan sebagainya,” sambungnya.

Oleh karena itu, lanjut Budi, pihaknya bersama Korlantas dan Jasa Marga terus merapatkan barisan untuk melakukan finalisasi kebijakan tersebut. Harapannya, saat mudik tiba, kemacetan parah tidak akan terjadi sepanjang ruas tol Jakarta – Cikampek.



“Tentu untuk mengurangi kepadatan di jalan tol itu yang akan dialihkan sebagian ke jalan arteri, mulai dari Jakarta, Bekasi, Karawang, sampai Cikampek. Cikampek baru masuk tol. Finalisasi metode dan polanya akan kami rapatkan khusus,” tutupnya.


(hap/JPC)