Begal Ndelosor Ditangkap Sinergi Jawa Pos

TELER: Hermanto, begal asal Krampilan Besuk, ditangkap usai terjatuh saat lari dari kejaran warga. Ia diketahui teler usai ngepil.
(Istimewa)

PAKUNIRAN – Polisi terus menyelidiki aksi begal yang beraksi di area hutan masuk Desa Kertonegoro, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya.

Untuk pelaku yang berhasil ditangkap identitasnya sudah diketahui. Pelaku itu diketahui bernama Hermanto, 30, warga Desa Krampilan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Hermanto ditangkap lantaran ndelosor ke parit di Desa Bimo, Pakuniran saat dikejar sejumlah warga. Ia juga sempat jadi bulan-bulanan warga.



Beruntung, saat itu polisi segera datang. Ia lantas dibawa ke Puskesmas Pakuniran untuk mendapatkan perawatan. “Pelaku yang tertangkap itu dalam kondisi mabuk. Dari mulutnya mengeluarkan busa. Katanya, pelaku habis ngepil habis 18 biji. Karena teler dan lewat jalan licin, pelaku terjatuh masuk ke got,” kata Kades Kertonegoro, Abd. Rahman.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko. “Pelaku yang ditangkap tidak meninggal. Ia mabuk berat saat dikejar warga. Pelaku lantas nyungsep di Desa Bimo,” katanya.

Polisi sendiri saat ini telah mengamankan motor Suzuki Shogun H 6657 LM milik korban. Saat ini, polisi juga tengah memburu dua pelaku lainnya.

Bila pelaku Hermanto kondisinya membaik, polisi pun bisa menginterogasinya dan meminta identitas dua pelaku yang kabur itu. Menurut keterangan sejumlah warga, dua pelaku yang kabur itu mengendarai motor matik.

(br/hil/mie/mie/JPR)