Beda Orientasi, Fadli Tegaskan Prabowo Tak Cocok Berduet dengan Jokowi

Beda Orientasi, Fadli Tegaskan Prabowo Tak Cocok Berduet dengan Jokowi

Pendapat Wakil Ketua DPR itu didasarkan pada perbedaan cara kerja dan orientasi antara Jokowi dan Prabowo. “Menurut saya nggak cocok. Cara Pak Jokowi sekarang, dengan Pak Prabowo kan orientasinya berbeda,” katanya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/4).

Contohnya dalam bidang ekonomi. Fadli menuturkan, Prabowo lebih mengutamakan ekonomi kerakyatan.

Jokowi saat touring dengan mengendarai motor bergaya Choppers beberapa waktu lalu.
(dok. RADAR MALANG ONLINE)

Prabowo akan memprioritaskan pembangunan di sektor pertanian. Dalam hal ini, para petani, nelayan, dan buruh menjadi fokus utama.

“Jadi, bukan beton yang diprioritaskan. Apalagi, impor dan ngutang. Itu, bukan yang diprioritaskan Pak Prabowo,” imbuh Fadli.

Contoh lainnya, yaitu Jokowi dinilai banyak memberikan karpet merah kepada tenaga kerja asing (TKA) yang datang ke Indonesia. Fadli memastikan, Prabowo akan mengambil langkah yang sebaliknya.

“Kami pasti akan mencegah TKA untuk masuk,” ucapnya.

Demikian pula wacana impor dosen bagi perguruan tinggi. Fadli menegaskan, Prabowo akan lebih memilih dosen-dosen Indonesia untuk disekolahkan ke luar negeri agar lebih kompeten dan berdaya saing.

Oleh sebab itu, lanjut Fadli, apabila ada pihak-pihak yang berusaha menduetkan Prabowo dengan Jokowi, itu terlihat sebagai bentuk kepanikan. Fadli menjelaskan, kepanikan yang dimaksud adalah takut kalah dari Prabowo.

“Itu pasti bentuk kepanikan dan ketakukan untuk menghadapi Pak Prabowo,” pungkasnya.


(ce1/gwn/JPC)