Beda dengan Rini Soemarno, Evaluasi BUMN Jadi Gaya Khas Erick Thohir

JawaPos.com – Gaya kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir dinilai berbeda dengan era sebelumnya, Rini Soemarno. Kepala Bagian Protokol dan Humas Kementerian BUMN, Ferry Andrianto mengatakan, jika sebelumnya Rini Soemarno berantusias dalam pembentukan holding, kini Erick Thohir cenderung pada pengevaluasian di perusahaan-perusahaan pelat merah.

Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari segala macam pertimbangan dan review yang telah dilakukan oleh menteri-menteri sebelumnya. “Tentunya Pak Erick hadir ke sini, dengan segala macam pertimbangan, masukan, review yang sudah dilakukan oleh menteri-menteri sebelumnya,” ujarnya di Kedai Merah Sirih Jakarta, Sabtu (14/12).

Ferry melanjutkan, saat ini Erick Thohir tengah berencana agar BUMN dapat lebih produktif dan menjadi lokomotif ekonomi. Sehingga, dapat bersaing secara regional maupun global.

“Dengan tuntutan masyarakat bangsa juga presiden, BUMN diharapkan menjadi lokomotif ekonomi kita. Tentunya tantangan besar ini harus dijaga oleh Pak Erick dengan cepat karena tahun 2024 diharapkan BUMN sudah bisa bersaing di internasional,” jelasnya.

Ferry menambahkan, untuk mencapai target itu Erick Thohir akan terus membuat BUMN lebih bersih dan transparan. Selain itu, Erick ingin menciptakan pimpinan BUMN yang profesional dengan kinerja yang baik dalam menjadi lokomotif ekonomi.

“Makanya langkah pertama yang dilakukan oleh Pak erick adalah membuat suatu komitmen BUMN itu harus bersih. Nah, dengan langkah bersih-bersih ini diharapkan bisa menciptakan suatu langkah berikutnya yaitu menciptakan pimpinan BUMN baik pengawasan maupun kepengurusan itu yang profesional,” tuturnya.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Romys Binekasri