Bawa Kabur Tetangga, Hamili, Dibui

TAJINAN – Mulai kemarin (23/1), Wahyudi, warga Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan, ini bakal mendekam di balik jeruji besi untuk beberapa tahun mendatang. Pria berusia 32 tahun tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatan tak beradabnya. Membawa kabur Melati (bukan nama sebenarnya), yang masih berusia 15 tahun. Melati yang merupakan tetangga tersangka tidak hanya dibawa kabur. Dia juga dihamili Wahyudi.

Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang Ipda Yulistiana Sri Iriani menjelaskan jika semula pelaku mengenal korban melalui temannya. Bujuk rayu pun menjadi jurus Wahyudi untuk mendekati korban. Melati dijanjikan bakal dinikahinya. ”Pelaku sebelumnya mengaku masih bujangan. Karena itu, korban lantas percaya dan mau diajak ke mana pun, termasuk kabur ke Jakarta,” terang Yuli–sapaan akrabnya.

Korban dan tersangka yang sempat kabur selama sebulan membuat orang tua Melati panik. Laporan pun akhirnya diterima UPPA Polres Malang. ”Karena kehabisan uang dan gadis yang dibawa kabur itu hamil, akhirnya mereka kembali lagi ke Malang,” imbuhnya. Sementara itu, tersangka yang ditanyai koran ini mengaku telah menyetubuhi korban sebanyak lima kali. ”Iya, sempat saya bawa (kabur) ke Jakarta,” kata dia sembari tertunduk.

Pewarta               : Miftahul Huda
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Bayu Mulya