Batalyon Kebakaran, 9 Personel Jadi Korban

Petugas pemadam kebakaran Kota Batu menerobos kobaran api kemarin (23/7). Ini bagian dari simulasi di depan Balai Kota Among Tani Kota Batu.

SINGOSARI-Kebakaran terjadi di Batalyon Kavaleri 3 Singosari, Kabupaten Malang, kemarin sore (26/8). Berdasarkan pantuan koran ini, terdapat dua unit Pemadam Kebakaran (PMK) yang masuk ke markas tentara tersebut untuk memadamkan api.

Hingga berita ini diturunkan tadi malam, belum jelas apa saja yang menjadi korban akibat kebakaran ini. Hanya saja, informasi yang didapat wartawan koran ini, total ada sembilan personel menjadi korban karena kebakaran. Ada dua dilarikan ke Rumah Sakit Prima Husada yakni Prada Salahudin dengan luka bakar 90 persen, dan Prada Erlan dengan luka bakar 90 persen.

Sedangkan yang dievakuasi ke RST dr Soepraoen, Kota Malang ada Serda Amirudin Siregar dengan luka bakar 45 persen, Serda Ketut, Serda Hasan dengan luka bakar 60 persen, Serda Devi, Prada Saud, Prada Alfonsius dengan luka bakar 50 persen, dan Prada Adi Wijaya dengan luka bakar 43 persen.

Belum ada konfirmasi resmi dari pihak TNI terkait korban-korban tersebut. Hanya saja, wartawan koran ini mendapat data tersebut dari sumber terpercaya. Bahkan, sumber ini mengirim foto berisi personel yang sedang dirawat.

Tadi malam wartawan koran ini datang ke Batalyon Kavaleri 3 Singosari. Hanya saja, belum satu menit wartawan koran masuk kompleks militer tersebut, seorang polisi militer mendatangi dan meminta untuk keluar. Saat hendak keluar, seorang anggota terlihat terburu-buru mengendarai motor dan keluar kompleks yonkav 3.”Tidak ke RST tah,” kata pria tersebut kepada anggota di pos penjagaan.



Kepala Seksi Penanggulangan PMK Kabupaten Malang Nurul Kusnaini membenarkan sudah terjadi kebakaran di tempat ini.”Memang benar ada laporan seperti itu,” kata Nurul. Menurut dia, ada dua mobil PMK yang diterjunkan ke lokasi.

Namun, ketika ditanya apa yang terbakar, apa penyebabnya dan apa ada korban, Nurul tidak berani menjawab.”saya tidak tahu, biasanya jika terjadi di sana, maka akan silent (diam/tertutup)” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Penerangan Korem 083 Baladhika Jaya Mayor inf M Tohir tidak bisa dikonfirmasi tadi malam. Telepon koran ini tidak mendapatkan jawaban meski terdengar nada sambung.

Penyunting: Gigih Mazda & Irham Thoriq