Baru Keluar Lapas, Napi Malah Tewas

MALANG KOTA – Warga RT 10, RW 05, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, geger kemarin (12/5). Sebab, warga menemukan Sumeleh Imam Santoso, 65, tergeletak di kamar kosan. Diduga, napi yang baru saja keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lowokwaru itu sudah meninggal sekitar dua hari sebelumnya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, penemuan mayat ini bermula ketika penghuni kos itu mencium aroma tidak sedap dari dalam kamar di bagian pojok. Mereka lalu memberitahukan hal itu kepada Markasim, 58, pemilik kos di Jalan Pelabuhan Ketapang, RT 10, RW 05, Kelurahan Bakalan Krajan.

”Saya paksa ketika membuka pintunya. Dia (Sumeleh, Red) baunya busuk sekali di dalam,” tutur Maskarim kemarin.

Maskarim mengakui, korban baru 12 hari masuk ke kosnya. Tepatnya pada 30 April lalu dengan diantar Arif, anak kandungnya. Usut punya usut, ternyata Arif tidak mau merawat ayahnya sehingga dicarikan kos. Maskarim sempat ingin memulangkan Sumeleh ke rumah Arif di Jl Supriyadi, Kecamatan Sukun.

Dari keterangan yang diperoleh Maskarim, Sumeleh yang menderita stroke itu baru saja keluar dari tahanan. Sumeleh diganjar hukuman penjara selama 4,5 tahun karena menganiaya istrinya pada 2013 di pelataran GOR Bima Sakti, Sukun. Bahkan, karena itulah istri Sumeleh meninggal dunia.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dari pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

”Iya, tadi (kemarin) petugas ke sana, mungkin sudah dua harian meninggalnya,” pungkas Marhaeni.

Pewarta: Rino Hayyu
Penyunting: Mahmudan
Copy Editor: Dwi Lindawati