Barokah Waktu Subuh

Sebagai periset muda, Deni Ainur Rokhim selalu disibukkan dengan dua hal. Pertama kuliah dan kedua penelitian. Mahasiswa Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Malang (FMIPA UM) dikenal sebagai pemain lama dalam dunia riset.

Sebagai periset muda, Deni Ainur Rokhim selalu disibukkan dengan dua hal. Pertama kuliah dan kedua penelitian. Mahasiswa Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Malang (FMIPA UM) dikenal sebagai pemain lama dalam dunia riset.

Salah satu buktinya, dia meraih emas dalam ajang International Young Inventors Award (IYIA). Kemudian pada ajang Pekan Ilmiah Fisika, 2017 lalu dia menyabet best paper atau makalah terbaik di tingkat nasional. Pada ajang 4th CROWN i-Dea (International Innovation, Design and Articulation), dia menyabet medali emas di Malaysia.

Kalau ditotal, ada 10 prestasi yang sudah disabet Deni selama menjadi mahasiswa.  Gara-gara prestasinya itu, dia pernah menjadi mahasiswa berprestasi (mawapres) ketiga Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Malang (FMIPA UM). Deretan prestasinya ini bisa diraih dalam waktu berdekatan.

Usut punya usut, Deni punya waktu favorit mengerjakan penelitiannya. Hampir setiap hari, Deni bangun Subuh. Lalu, dia mengerjakan tugas dan meriset penelitian hingga pagi menjelang kuliah. Menurut dia, ini waktu terbaik untuk mengerjakan. ”Otak lebih segar dan ide banyak muncul,” jelas Deni. Di samping itu, jam selepas Subuh adalah cara Deni menyiasati waktunya. Sebab, pagi hingga sore ada jadwal kuliah yang panjang.

Nah, deretan penelitiannya yang segudang terkadang membuat pria asli Sidoarjo ini juga mengalami kejenuhan. Kalau sudah jenuh, Deni pasti menonton film dahulu. ”Saya suka menonton film bergenre fiksi,” ujar mahasiswa angkatan 2016 ini. Misalnya, film Narnia, Harry Potter, dan Avengers menjadi pelipur lelahnya ketika jenuh dan tidak bisa menemukan ide ketika mengetik hasil penelitian. ”Film fiksi bisa membuat saya semangat, kadang ada ide muncul ketika menonton film,” pungkasnya.



Pewarta: Sandra
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Sandra