Bapenda Apresiasi Karya Jurnalistik

MALANG KOTA – Apresiasi atas karya jurnalistik kembali ditunjukkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang. Untuk kali kedua, Bapenda

menggelar lomba karya jurnalistik. Selain untuk memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, lomba tersebut juga untuk menyambut HUT ke-106 Kota Malang.

Sebagai salah satu rangkaiannya, Kamis (13/2) lalu Bapenda menghadirkan sekitar 60 wartawan dan pimpinan media se-Malang Raya untuk technical meeting.  Dengan mengangkat tema ”Pencegahan Korupsi dalam Rangka Peningkatan PAD Kota Malang,” sederet hadiah istimewa telah disiapkan. Penyerahan karya jurnalistik sudah dibuka sejak Kamis (13/2) kemarin dan ditutup Jumat (10/4) mendatang. Sementara pemenang akan diumumkan 17 April mendatang.

Rinciannya, lomba ini dibagi menjadi tiga kategori. Yakni untuk jurnalis, mahasiswa, dan pelajar. Untuk karya tulis jurnalistik kategori jurnalis bisa diikuti anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan kalangan independen.

Selain itu, ada tiga kategori yang diikutkan khusus karya tulis jurnalistik, yakni untuk media cetak, media online, dan media televisi. Ketiga kategori tersebut akan diambil tiga pemenang terbaik dan mendapatkan hadiah.

Untuk juara I berhak mendapat uang pembinaan Rp 4 juta, trofi, dan sertifikat. Juara II mendapat uang pembinaan Rp 3 juta, trofi, dan sertifikat. Sementara juara III mendapat uang tunai pembinaan Rp 2 juta, trofi, dan sertifikat. Ketentuan hadiah itu berlaku untuk semua kategori, baik media cetak, online, maupun televisi.

Kepala Bapenda Kota Malang Ir Ade Herawanto MT menyatakan, selain adu karya kreativitas produk jurnalistik, lomba ini juga diharapkan menghadirkan inovasi dari sudut pandang dan pemikiran insan pers. ”Pemikiran kritis itu nantinya juga diharapkan mampu turut mendorong kami berinovasi dalam meningkatkan pendapatan daerah Kota Malang,” ungkapnya.

Sementara juri lomba karya jurnalistik itu di antaranya adalah Wali Kota Malang Sutiaji, Dirjen Pajak Kemenkeu RI, tim Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (Korsupgah) KPK RI, tokoh senior pers, serta Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika.

Pewarta : Bin
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Did