Banyak Ibu Hamil Tergantung Bidan, Dinkes Beri ACAR

93 Ibu Hamil Pakai Viagra, 19 Bayinya Meninggal | JawaPos.com

KOTA MALANG – Komitmen Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dalam mengurangi angka kematian ibu dan bayi di Kota Malang rupanya serius dicanangkan. Kamis, (6/12), hal tersebut direalisasikan Dinkes dengan melaunching Antenatal Care Afternoon Report (ACAR). Apa itu? Antenatal Care Afternoon Report atau disingkat ACAR, yaitu pemeriksaan kehamilan sesuai dengan standart yang dilaksanakan oleh praktik mandiri bidan.

“Karena kita tidak bisa memungkiri bahwa masih banyak ibu hamil yang belum sepenuhnya terpapar oleh layanan puskesmas dan rumah sakit,” urai Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Malang, Meifta Eti Winindar SST MM.

Karena menurut Miefta, di Kota Malang sendiri masih banyak ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di praktik mandiri bidan maupun rumah sakit. Harapannya, dengan melaunching program ini praktik yang dilaksanakan di bidan praktik mandiri dibawah koordinasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) bisa terstandar.

“Jadi harapannya untuk meningkatkan layanan kesehatan khususnya ibu hamil, praktik bidan juga bisa terstandar seperti halnya yang diberikan di Puskesmas,” ujar Miefta.

Melalui IBI Kota Malang dan IBI di tingkat Kecamatan pun turut memberikan komitmen yang mereka terjemahkan dalam MoU di Same Hotel, Kota Malang.



“Jadi komitmennya bahwa mereka akan memberikan pelayanan secara standar dengan pelayanan 10T seperti halnya yang diberikan di puskesmas,” tutupnya.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting : Fia