Banyak Dicari, Harga Sayur Andewi Naik

Bulan puasa tak hanya membawa berkah bagi para pedagang musiman yang menjual makanan dan minuman takjil. Datangnya Ramadaan juga membuat petani sayur andewi girang. Lantaran, harga sayur ini naik dari yang sebelumnya Rp 3,5 ribu menjadi Rp 5 ribu per kilogramnya.

KOTA BATU – Bulan puasa tak hanya membawa berkah bagi para pedagang musiman yang menjual makanan dan minuman takjil. Datangnya Ramadaan juga membuat petani sayur andewi girang. Lantaran, harga sayur ini naik dari yang sebelumnya Rp 3,5 ribu menjadi Rp 5 ribu per kilogramnya.

”Banyak permintaan saat bulan puasa. Harganya jadi ikut naik juga,” kata Abdul Masjid, petani sayur Andewi yang memiliki lahan sayur di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, kemarin (18/5).

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, menurut Abdul Masjid, sayur andewi yang banyak dicari ini bakal berlangsung selama bulan puasa. ”Puasa sebelumnya juga begitu, banyak dicari,” ungkapnya.

Dia menambahkan, perawatan sayur ini terbilang lebih mudah dibandingkan dengan jenis komoditas yang lain. Saat musim kemarau, sayur ini hanya butuh penyiraman rutin dua hari sekali. ”Karena nggak terlalu butuh banyak air,” ujar dia.

Pewarta: Imam Nasrodin
Penyunting: Ahmad Yani
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Rubianto