Banjir Dulu, Kerja Bakti Kemudian

Pengendara terpaksa menuntun kendaraannya saat melintasi kawasan banjir di Jalan Galunggung kemarin (19/1).

MALANG KOTA – Belum ada solusi konkret dari Pemkot (Pemerintah Kota) Malang untuk mencegah langganan banjir di Jalan Galunggung. Yang bisa dilakukan, sementara, rencana menggerakkan warga di kawasan Jalan Galunggung untuk kerja bakti membersihkan sampah. Karena diperkirakan, banjir yang terjadi pada Jumat siang (19/1) hingga ketinggian air mencapai selutut orang dewasa itu akibat drainase tersumbat sampah.

Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kota Malang Bambang Nugroho menyatakan, penanggulangan banjir di Galunggung harus menyeluruh karena memiliki rangkaian drainase.

”Kami sudah memiliki kajian sehingga tahun ini akan menambah drainase sampai membuat sudetan,” kata Bambang kemarin siang (20/1).

Selanjutnya, sudetan dibangun di Galunggung. Bambang memperkirakan bisa dilakukan bulan depan (Februari) karena tidak perlu melalui mekanisme pelelangan. ”Kalau sudetan tidak lelang, bisa PL (penunjukan langsung),” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan membangun drainase di beberapa perumahan di Galunggung. Itu untuk menambah lubang-lubang drainase yang bisa menjadi jalan air menuju drainase yang lebih besar serta mengalir hingga ke sungai. Pembangunan drainase itu harus dilakukan dengan pelelangan sehingga tahapannya tidak cukup satu bulan saja.

”Kalau drainase harus melalui lelang,” kata Bambang.

Kemudian, DPUPR Kota Malang masih menunggu peran dari kecamatan dan kelurahan untuk kerja bakti membersihkan sampah di beberapa titik drainase. ”Kami akan kerja bakti, pihak kecamatan dan kelurahan yang sosialisasi ke warga,” kata dia.

Bambang menyatakan, program kerja bakti adalah inisiasi dari warga. Jadi, dari DPUPR memfasilitasi dan memberikan titik-titik drainase. ”Kami sudah melakukan kerja bakti di beberapa perumahan, kampung-kampung seperti di daerah Pasar Bareng, buktinya banjir berkurang,” tegas dia.

Seperti diberitakan, keterangan dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) hujan deras akan terus mengguyur Kota Malang dan sekitarnya hingga besok (22/1). Lalu, informasi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Malang jika kawasan Jalan Galunggung sudah menjadi langganan banjir karena saluran air yang bermasalah.

Pewarta: Aris Syaiful
Penyunting: Abdul Muntholib
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Falahi Mubarok