Bangga Jadi Pustakawan

Sahabat Riska Amelia amat bangga menjadi pustakawan. Perempuan asli Kota Batu ini memilki pandangan sendiri mengenai profesi pustakawan. Selain memang pekerjaannya, menjadi pustakawan bisa memberi jalan bagi orang-orang untuk menggali ilmu. ”Menjadi pustakawan itu insya Allah jadi ladang pahala, asalkan dijalani dengan ikhlas. Karena pustakawan memberi jalan bagi orang-orang untuk menggali ilmu,” kata Riska, sapaan akrabnya.

Sahabat Riska Amelia amat bangga menjadi pustakawan. Perempuan asli Kota Batu ini memilki pandangan sendiri mengenai profesi pustakawan. Selain memang pekerjaannya, menjadi pustakawan bisa memberi jalan bagi orang-orang untuk menggali ilmu. ”Menjadi pustakawan itu insya Allah jadi ladang pahala, asalkan dijalani dengan ikhlas. Karena pustakawan memberi jalan bagi orang-orang untuk menggali ilmu,” kata Riska, sapaan akrabnya.

Perempuan yang juga alumnus Universitas Negeri Malang (UM) ini awalnya hanya iseng-iseng memilih Jurusan Perpustakaan di kampus. Saat pendaftaran masuk perguruan tinggi, pilihan utamanya adalah Bahasa Indonesia. ”Awalnya Jurusan Perpustakaan hanya pilihan kedua. Pilihan utamanya Bahasa Indonesia. Tetapi, setelah dipertimbangkan, peluang kerjanya lebih besar perpustakaan,” ucap perempuan 22 tahun tersebut.

Setelah memasuki dunia perkuliahan, Riska mulai menikmati pilihannya. Banyak hal baru yang membuatnya semakin cinta dengan perpustakaan, hingga akhirnya, dari pilihan keduanya itu dia dinobatkan sebagai wisudawan terabaik lulusan program diploma UM periode 89 tahun 2017. ”Banyak hal yang membuat saya menyukai Jurusan Perpustakaan. Misalnya, keunikan mata kuliah yang diajarkan,” ujar dara asal Desa Sumberejo, Kecataman Batu, itu.

Pewarta : Ali Afifi
Penyunting : Aris Syaiful
Copy Editor : Arief Rohman
Foto :Riska Amelia