Bangga! Gapura Garuda Sidomulyo Batu Masuk 10 Besar Festival Gapura Cinta Negeri

KOTA BATU – Gapura Garuda Raksasa 4 Dimensi di Desa Sidomulyo Kecamatan Batu masuk dalam 10 besar, menyisihkan 1.793 peserta dari seluruh Indonesia dalam Festival Gapura Cinta Negeri 2019 yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI), Kementrian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sejak 15 Juli hingga 17 Agustus dengan total hadiah Rp 1 Miliar.

“Kami sangat bangga masuk 10 besar gapura terbaik kategori umum pasca kedatangan tim penilai dan kurator ke desa kami,” ungkap Suharto, Kepala Desa Sidomulyo. Ia menambahkan perjuangan masyarakat Sidomulyo khususnya RW 11 terbayar dengan keberhasilan tersebut.

Suharto menjelaskan, Festival Gapura Cinta Negeri 2019 tersebut diikuti 1.793 peserta dan terbagi menjadi 1.456 peserta gapura kategori umum dan 337 kategori lembaga. Sementara itu hadiah Rp 1 Miliar dibagi menjadi 4 kategori yakni Juara 1 gapura terbaik kategori umum mendapatkan Rp 250 juta dan piala presiden bergilir, 1 piala untuk Gapura Favorit pilihan masyarakat dan uang senilai Rp 100 juta, 10 piala untuk gapura pemenang kategori umum dan uang senilai Rp 50 juta per pemenang, serta 3 piala untuk gapura pemenang kategori lembaga/instansi/perusahaan dan uang senilai Rp 50 juta per pemenang.

“Menurut regulasi, 10 besar ini nantinya akan memiliki kesempatan bertemu langsung dengan Presiden RI. Tapi harapan kami gapura Desa Sidomulyo bisa terus maju hingga 3 besar bahkan menjadi pemenang,” ungkap Suharto.

Terpisah, Roni Sitiu, Koordinator Lapangan sekaligus Ketua RW 11 mengungkapkan pembuatan Gapura Garuda Raksasa tersebut menghabiskan dana Rp 5,8 Juta untuk pembangunan dan pembelian cat serta memanfaatkan ranting sebagai bahan dasarnya. Ia juga menambahkan pengerjaan gapura tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 14 hari.



“Di sini ada 5 RT dan karena kita mempertimbangkan aktivitas warga, maka kami bagi menjadi 2 shift pagi dan malam dalam pengerjaanya dengan jumlah 10 hingga 15 orang per shiftnya,” terang Roni.

Ia menambahkan, seluruh elemen masyarakat turut andil dalam pengerjaan gapura tersebut baik dari aktivitas fisik maupun konsumsi. “Kami harap kami bisa terus maju hingga menjadi pemenang. Apalagi kalau sampai Presiden RI mau blusukan ke sini tentu akan membuat kami sangat bangga,” tukasnya.

Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Choirul Anwar
Penyunting: Fia