Ban Bus Meletus Di Tol, Ini Reaksi Pemain dan Pelatih Arema

MALANG – Perjalanan pemain Arema FC menuju Bali untuk menghadapi Bali United pagi tadi terganggu. Sekitar pukul 10.00, ban Bus yang ditumpangi Hamka Hamzah dkk meletus saat baru masuk Tol Singosari-Lawang.

Meletusnya ban belakang sisi kanan bus itu membuat para pemain kaget. Sebab semula beberapa pemain sudah terlihat tidur. Sedangkan pemain-pemain seperti Hanif Sjahbandi, Kurniawan Kartika Ajie, dan Ahmad Nur Hardianto tengah bermain uno.

Bus pun langsung pelan-pelan menepi, di tengah kendaraan lain yang ngebut.

Sopir dan kernet bus pun bergegas untuk mengganti ban. Sebab, Arema FC harus segera ke Bandara Juanda, lantaran penerbangan ke Bali sudah terjadwal pukul 13.30.

Beberapa pemain juga ikut turun. Seperti Hamka Hamzah, Dendi Santoso, dan Alfin Tuasalamony. “Ya ini kejadian yang tidak kita duga, mudah-mudahan dari musibah ini kita nanti bisa mendapatkan poin saat lawan Bali,” kata Hamka.



Para pemain turut melihat proses pergantian ban. “Awas hati-hati kendaraan dari belakang kencang-kencang,” tambah pemain dengan nomor punggung 23 itu mengingatkan.

Salah satu oficial dan pelatih Kiper Arema FC Yanuar ‘Begal’ Hermansyah ikut memberi peringatan terhadap kendaraan yang melaju kencang. Mereka berdiri di tepi jalan tol sambil menggerakan dan melambaikan tangan agar kendaraan lain menurunkan kecepatan dan berpindah ke sisi kanan jalan.

Proses pergantian ban berlangsung cukup cepat. Tidak hanya supir dan kernet, namun sekretaris tim Rahmat Taufiq Hentihu ikut membantu mengganti ban yang meletus.

“Di Arema ini semua serba bisa, sekretaris tim pun bisa mengganti ban. Jadi gak salah milih pemain, pelatih, dan official untuk Arema di 2019 ini,” kata Hamka sambil tertawa.
Asisten Pelatih Arema FC Siswantoro berharap dari musibah ini akan mendapatkan berkah. “Ya semoga dari musibah ini nanti jadi berkah, kami bisa menang lawan Bali United,” kata dia.

Setelah ban diganti, Bus akhirnya kembali melaju. Saat ini masih perjalanan menuju Bandara Juanda mengejar pesawat.

Pewarta :Aris Dwi Kuncoro
Foto : Aris Dwi Kuncoro
Editor : Indra M