Balap Liar Jadi Tempat “Refreshing” Warga Malang

KOTA MALANG – Fenomena balap liar memang ada sudah sejak lama di Kota Malang. Gor Ken Arok, Kota Malang menjelang sore hari pasti ramai dengan para penunggang kuda besi yang berniat menjajal kecepatan motornya. Hal ini menjadikan magnet bagi sebagian warga Malang.

Balap liar dengan track sekitar 200 meter ini memang jadi hiburan tersendiri bagi penyuka motor. Wahyu, Pemuda asal Bumiayu misalnya, mengaku sudah sejak lama senang datang ke bagian belakang Gor Ken Arok ini. “Udah sejak SMA dulu sampai sekarang udah kerja,” sebut pria penyuka modifikasi ini.

Lain Wahyu, lain Arik, pelajar SMK asal Kota Malang ini mengaku datang jika memang ingin saja. “Rame- rame sama teman, tapi seringnya nongkrong aja, refreshing,” ungkapnya.

Tidak ada jadwal resmi di GOR yang terletak di Jalan Mayjen Sungkono, Buring, Kedungkandang, Kota Malang ini. “Biasanya tiap hari, tapi paling ramai ya pas Sabtu gini,” sebut Arik.

Areal GOR Ken Arok bagian belakang memang sepi jika tidak digunakan para pembalap jalanan ini. Selain balapan, banyak juga pedagang kaki lima (PKL) yang tiap hari menunggu pembeli.

Areal ini memang bisa dikatakan awet dengan kegiatan ini. Padahal, Polisi sudah sering menggelar razia balap liar di areal ini. Namun seolah tak pernah mati, balap liar ini terus ada sampai sekarang.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Elfran Vido