Bahaya! Manut Ajakan Teman Bisa Jadi Tersangka Narkoba

BNN Kabupaten Malang melaksanakan kegiatan asesmen terpadu terhadap 3 orang tersangka kasus narkotika lingkup Kabupaten Malang di Kantor BNN Kabupaten Malang, Jalan Raya Pakisaji, Kabupaten Malang. Adapun ketiga tersangka tersebut masing-masing adalah MTA, 23; ABK, 24; dan YDT, 32 yang kesemuanya adalah penyalahguna narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu.

Kepala BNN Kabupaten Malang, Letkol Laut (PM) Agus Musrichin mengatakan kegiatan ini merupakan sarana untuk menegakkan indikasi keterlibatan sejauh mana peran para tersangka dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba

“Kita melakukan penanganan pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika ke dalam rehabilitasi,” tandasnya.

Ketiganya mengaku menyalahgunakan shabu atas dasar ajakan teman. “Dan kebanyakan karena kebutuhan profesi yang dijalani,” tandasnya.


Sebut saja MTA yang bekerja sebagai Ladies Escort atau LC di daerah Kepanjen dan YDT yang merupakan sopir travel dan taksi online. Sementara ABK mengaku merasa mengalami perubahan gaya hidup semenjak istri menjadi TKW di luar negeri. Sehingga ketika ada ajakan teman menggunakan shabu untuk menghilangkan penat sesaat, dirinya pun menyanggupi.

Namun atas dasar apapun, pria berkacamata ini mengatakan penyalahgunaan narkotika itu salah di kata hukum. “Oleh sebab itu, seyogyanya kita mampu membentengi diri sendiri dengan berbekal ilmu pengetahuan dan menjaga pergaulan yang positif. Agar tidak menyesal di kemudian hari,” pesannya.

Tim asesmen terpadu merupakan perpaduan dari 2 tim yang berasal dari berbagai latar belakang. Yang pertama adalah Tim Asesmen Hukum, yang terdiri dari Penyidik BNN, Penyidik Polri dan Jaksa. Mereka bertugas menganalisis keterlibatan tersangka dari sisi tindak pidana dan hukum.

Sedangkan tim kedua berlatar belakang Dokter dan Psikolog BNN yang tergabung dalam Tim Asesmen Medis yang berfungsi untuk menentukan tingkat adiksi atau kecanduan tersangka serta kondisi fisik dan psikisnya setelah menjadi penyalahguna.

“Hasilnya nanti dalam bentuk rekomendasi yang dilampirkan dalam berkas perkara sebagai salah satu pertimbangan bagi hakim untuk membuat putusan pengadilan tetap,” tutupnya.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia