Bagikan Sepatu Gratis untuk Striker Koran

MALANG KOTA –  Menjajakan koran sejak pagi buta dan menjangkau banyak tempat menjadi rutinitas sehari-hari para striker atau loper koran. Langkah kaki mereka yang tak mengenal jarak ini mendapat apresiasi DPD Perhimpunan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Malang Raya bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Malang.

Kemarin (12/8) para striker koran menerima sepatu merek Trekkers yang dibagikan gratis di gedung Hakka, Jalan Kalimantan, Kota Malang.

Tak hanya mendapat sepatu gratis, mereka juga mendapat suntikan semangat dari Wali Kota Malang Drs Sutiaji. Pria yang juga alumnus UIN Maliki Malang ini mengatakan, para loper koran sejatinya mirip dengan pendakwah.

”Setiap pagi mereka mengantar ilmu yang sudah diketik wartawan sehingga orang bisa membaca. Bagaimana kalau kita ber-iqro’ kalau tidak ada sarana?” ujar Sutiaji.

Dia juga meminta para loper koran tidak pernah berkecil hati dengan pekerjaannya. Sebab, dalam setiap langkah para loper ada pahala yang menyertai.

”Misal kata inklusi keuangan. Itu yang tahu hanya orang perbankan dan wartawan. Masyarakat tidak akan tahu. Tahunya dari apa yang Anda bawa setiap hari,” ujar politikus Partai Demokrat ini.

Di samping itu, Sutiaji juga meminta kesejahteraan loper koran terus diperhatikan oleh media. Bahkan, perlu ikut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), mengingat tugas mereka termasuk berisiko tinggi.

Sejumlah tokoh ikut hadir dalam acara tersebut. Di antaranya, Ketua DPD PITI Jatim H. Haryanto Satriyo; Koordinator Asisten Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Dr Tulus Winarsunu MSi, Ketua Pembina Perkumpulan HAKKA Malang Widodo Harsono; dan Ketua Umum Forum Komunikasi Warga Masyarakat Tionghoa Malang Raya (FKWTMR) Linggaryanto Budi Oetomo, Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad, dan juga Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mardi Sampurno.

Sementara itu, Ketua DPD PITI Malang Raya Dr dr Sugiharta Tandya SpPK menyatakan, pembagian 250 pasang sepatu tersebut sebagai aksi sosial sekaligus ungkapan terima kasih.

”Kami ingin sekali menyisihkan waktu dan materi yang dimiliki untuk diberikan kepada para pejuang pagi hari ini (kemarin),” kata Tandya.

Direktur Klinik Pratama Tandya ini menambahkan, sepatu gratis yang diberikan sendiri merupakan kerja sama PITI Malang Raya dengan PT Widaya Inti Plasma milik  H.

Abdullah Nurawi sebagai ketua umum Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Indonesia. ”Kami juga memberi kesempatan bagi para istri loper koran untuk menjadi reseller sepatu Trekkers sebagai tambahan materi,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Kurniawan juga mengucapkan terima kasih kepada striker koran yang terus menjajakan koran Radar Malang sejak kali pertama Radar Malang berdiri hingga sekarang.

”Kami sangat menyadari bahwa loper koran adalah ujung tombak Jawa Pos Radar Malang, kalau tidak ada Bapak Ibu, apalah arti Jawa Pos Radar Malang?” kata pria yang akrab disapa Kum ini.

Dia menyatakan, Jawa Pos Radar Malang sadar betul media cetak dan pengecer koran saling membutuhkan satu sama lain. Jadi, dia melanjutkan, kedua belah pihak memiliki keterikatan satu sama lain.

”Pekerjaan kami adalah pekerjaan penuh kebaikan. Menyebar ilmu. Maka baik loper, wartawan, dan semua elemen media harus tahu, pekerjaan ini banyak pahalanya,” pungkasnya.

Salah satu loper, Siti Sulastri, mengungkapkan, rasa syukurnya diberi sepatu gratis. ”Tidak mengira bakal dapat sepatu gratis. Ini bisa mengganti alas kaki kami yang sering rusak,” tukasnya.

Pewarta : Sandra Desi
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Ahmad Yani