Bagi yang Sering Pusing Usai Bercinta? Sebaiknya Baca Ini deh – Pendidikan

Dilansir dari Daily Mail, Kamis (9/11) Seksolog asal Australia Margaret Redelman mengungkapkan bukti yang mengejutkan. 

Dia menjelaskan mengapa seseorang bisa mengalami pusing atau migrain (sakit kepala sebelah) usai bercinta. Rupanya, alasannya bisa disebabkan oleh dua hal. 

Pertama, bisa disebabkan oleh trauma atau ketakutan. Apalagi jika dilakukan pertama kali atau pada pasangan pengantin baru. Sebab, saat penetrasi dilakukan tentu masih bisa menyebabkan sakit. 

Kondisi itu, kata Redelman, disebut dengan ‘pre-orgasme sakit kepala’ yang dipicu oleh rasa takut dan tertekan karena pengalaman seksual. 



Sementara kondisi lainnya, adalah ketika sakit kepala muncul saat sebeleum dan setelah orgasme terjadi. Rasa sakit yang dirasakan cukup mengganggu seperti kepala sedang dipukul dengan tongkat.

Redelman menilai secara teori bercinta sama dengan olahraga. Karena itu, selama olahraga dilakukan dengan sangat keras, maka seolah aliran darah terpacu ke seleuruh tubuh. 

Proses inilah yang bisa menyebabkan sakit kepala. Meningkatnya aliran atau tekanan darah ikut memicu hormon yang dihasilkan oleh otak. 

Sekitar satu persen orang mengalami sakit kepala selama atau setelah bercinta. Bahkan bisa jadi jumlahnya lebih banyak, karena banyak orang yang enggan mengakuinya.

Redelman menilai, sakit kepala saat bercinta bisa juga menjadi gejala penyakit jantung. Jika itu selalu berulang, maka seseorang wajib segera pergi ke dokter.

Menurutnya, pria kemungkinan mengalami 4 kali lebih sering sakit kepala usai bercinta dibanding dengan perempuan. Kelebihan berat badan dan tekanan darah tinggi bisa menjadi pemicunya.

Pusing atau sakit kepala saat bercinta bisa berlangsung antara lima menit hingga dua jam. Bahkan rasa sakit bisa berlarut-larut sampai dua hari kemudian. 

Namun di sisi lain, ada juga seseorang yang mengalami sakit kepala, justru bisa sembuh ketika bercinta. Sehingga, kondisi itu tak bisa berlaku umum dan sangat tergantung pada kondisi fisik masing-masing orang. 


(ika/JPC)

Source link

Source link