Ayo Peduli Warisan Sejarah Kota Malang!

MALANG KOTA – Dialog Terbuka dalam event #SaveMalangHeritage, dengan tema “Selamatkan Heritage Asli Kota Malang” di Digital Lounge (Dilo) Telkom Kayu Tangan, Kamis (19/4) diikuti oleh komunitas – komunitas, seniman, budayawan dan asosiasi yang lainnya se Malang Raya.

Dwi Cahyono, pemilik yayasan Inggil yang juga inisiator gerakan #SaveMalangHeritage yang menjadi pemateri dalam dialog tersebut mengajak semua elemen masyarakat untuk peduli terhadap bangunan heritage di Kota Malang.

”Supaya anak cucu kita nanti tahu sejarah perkembangan kotanya,” ujar dia.

Salah satu peserta, Jonnie Kirman, seniman dan arsitek dari Kota Batu menilai gerakan #SaveMalangHeritage ini dirasa luar biasa. Untuk itu dia juga mengharapkan pemerintah dengan masyarakat bisa bersinergi.

“Acara ini luar biasa. Harus ada sinergi dari pemerintah dan masyarakat, paling tidak dengan membuat infrastruktur khusus di Malang untuk mendukung acara ini,” ujarnya.

Sebagai seorang seniman, ia mengharapkan untuk melihat acara ini dari sisi yang berbeda. Gerakan #SaveMalangHeritage diperlukan dinamika, ataupun perubahan-perubahan yang bisa membuat heritage ini terealisasikan.

“Perbedaan itu indah, perlu dinamika. Acaranya sudah luar biasa akan lebih indah jika ada penambahan warnanya,” ungkap pemilik studio Mata Hati tersebut.

Diketahui, gelaran #SaveMalangHeritage telah menggaung sejak 8 April yang lalu dan masih banyak beragam agenda kedepan yang akan dilaksanakan. Beberapa di antaranya yaitu Jatidaya (Kerja Bakti Budaya untuk Heritage Malang) yang dilaksanakan pada Sabtu 21 April, dan Heritage Trail di hari Minggu 22 April mendatang.