Ayo nge-Jamm di Malang Jazz Festival 2018

MALANG KOTA – Malang Jazz Festival (MJF) dimulai. Beberapa spot panggung telah siap menghibur kaum urban malam ini (Minggu, 7/10).

Salah satu spot yang bisa dinikmati yakni Jamming Station dari PT. KAI. Bagi penonton diperbolehkan membawa alat musik untuk main bareng di spot ini.

“Ini salah satu spot yang bakal seru abis. Mereka yang datang, penikmat musik bisa sekalian bawa alat musiknya untuk jamming station di spot ini,” Perwakilan Penyelenggara MJF 2018, Frishanty.

Beberapa musisi tengah asik memainkan alat-alat musiknya di spot tersebut. Ada yang bahkan membawa saxophone untuk memeriahkan acara tersebut.

Terpisah, CEO Jade Indopratama, Rachmad Santoso mengatakan event MJF ‘Urban Jazzy’ akan memberikan tak hanya warna tapi juga surprise yang tak biasa.

“Kota Malang tak hanya sekedar memberikan warna, tapi kita akan memberikan surprise yang luar biasa di event ini. Kita akan mengukir MJF sebagai ‘tetenger’ (tanda) kota dalam konteks Malang Raya,” katanya.

Ia meyakini, event musik terakbar ini menjadi kegiatan arek Malang se Malang Raya. Malang akan menjadi salah satu barometer bermusik Jazz.

“Walaupun masih Urban, tapi jiwa Jazzy nya harus keluar. Kita wujudkan Malang juga bisa menjadi barometer bermusik Jazz. Sampai ketemu di Urban Jazzy Festival,” tandas pria yang juga CEO J-Entertainment tersebut.

Sebelumnya menyambut acara, kemarin (Sabtu, 6/10) telah dilakukan Talkshow with Djaduk Ferianto di Stasiun Kota Baru Malang dan Choacing Clinic with Idang Rasjidi di area cafe Harris Hotel and Convention Kota Malang.

Selain mereka, masih banyak musisi – musisi yang akan tampil dalam MJF. Di antaranya Eric Theux asal Prancis, Kuba Skowronski asal Polandia, Kahitna, Mocca, Via Vallen, Pusakata, Endah Laras, Equinox, Salpriadi dan masih banyak lainnya.

Pewarta: Arifina
Foto: Gigih Mazda
Penyunting : Shuvia Rahma