Ayo Gotong Royong Bersihkan Sampah

Kemarin (21/2) menjadi peringatan Hari Peduli Sampah Nasional. Pemkot (Pemerintah Kota) Batu menghelat serangkaian acara, mulai dari upacara, ngobrol santai penuh inspirasi kemarin sore  di pendapa rumah dinas wali Kota Batu, gotong royong membersihkan lingkungan dari sampah di tiga kecamatan, serta rencana menyebar 8 ribu tong sampah di berbagai desa dan kelurahan yang akan dilaksanakan Maret 2018.

 

Tepat kemarin (21/2) menjadi peringatan Hari Peduli Sampah Nasional. Pemkot (Pemerintah Kota) Batu menghelat serangkaian acara, mulai dari upacara, ngobrol santai penuh inspirasi pada Rabu sore (21/2) di pendapa rumah dinas Wali Kota Batu, gotong royong membersihkan lingkungan dari sampah di tiga kecamatan, serta rencana menyebar 8 ribu tong sampah di berbagai desa dan kelurahan yang akan dilaksanakan Maret 2018.

Kesadaran membuang sampah pada tempatnya serta mendaur ulang sampah terus dipupuk Pemkot Batu. Pada 2020, kota dengan julukan Little Swiss ini ditargetkan terbebas dari sampah. Langkah konkret yang akan dilakukan, mulai dari penyiapan SDM (sumber daya manusia) hingga memberikan dukungan alat kebersihan sampai ke desa-desa. Hal tersebut seperti yang disampaikan dalam upacara Hari Peduli Sampah Nasional 2018 di depan Balai Kota Among Tani kemarin (21/2).

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyatakan, pengurangan sampah sekarang ini  menjadi prioritas utama. Dewanti menyadari, upaya ini tentu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. ”Pengurangan sampah hanya dapat dilakukan jika penghasil sampah itu sendiri menyadari efek negatifnya,” kata dia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, salah satu penyebab kian banyaknya sampah adalah pola konsumsi masyarakat yang sekarang ini terus berkembang. ”Di antaranya, masyarakat yang bergantung pada makanan dan minuman dalam kemasan,” kata dia.



Dewanti melanjutkan, juga terkait dengan kelestarian lingkungan. Ini terjadi karena banyaknya perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Misalnya di sungai, tepi jalan, dan menimbun di sekeliling rumah. Menurut dia, perilaku masyarakat tersebut salah. ”Kota Wisata Batu bertanggung jawab atas kelestarian dan keberlangsungan sumber mata air yang mengalir, yakni Sungai Brantas, dan menghidupi 15 kota dan kabupaten se-Jawa Timur,” terang dia.

”Untuk itu, kami selain harus melestarikan lingkungan, juga turut menjaga kebersihan dari sampah,” imbuhnya.

Upacara Hari Sampah Nasional 2018 berjalan khidmat kemarin, pesertanya terdiri pelajar, OPD (organisasi perangkat daerah), relawan kebersihan seperti Saber Pungli (Sapu Bersih Nyemplung Kali), Polres Malang, dan TNI. Turut hadir juga, Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad SIP dan Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto.

Sementara itu, Kepala DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Batu Arief As Siddiq menyatakan, semakin banyaknya sampah di beberapa titik karena dinamika perkembangan, mulai di pemukiman, industri kecil, dan tempat wisata. ”Perkembangan masyarakat perkotaan sangat pesat, sampah juga terus meningkat, kalau di beberapa titik desa sebenarnya semua sudah terlayani,” terang dia.

Pihaknya akan mengupayakan secara utuh penanganan sampah di Kota Batu. ”Satu tahun ini, lalu dua tahun ke depan, kami akan menyediakan sarana dan prasarana untuk sampah,” kata dia.

Pada tahun ini, DLH Kota Batu akan melakukan pengadaan sekitar 8 ribu tong sampah. ”Rencananya, tong sampah kami bagikan di tempat umum serta pedesaan. Sedangkan 2019 mendatang, target kami lebih banyak lagi, ya menyediakan 16 ribu tong sampah,” terang dia.

Penanganan sampah ini memang harus utuh. Diharapkan, nanti desa juga turut turun tangan dengan DD (dana desa) dan ADD (alokasi dana desa). Ke depan, juga akan menambah TPST (tempat pembuangan sampah terpadu).

Sedangkan untuk kegiatan, pada tahun ini masyarakat sudah aktif dalam memilah sampah. ”Di tahun 2019 pengelolaan di masing-masing desa sudah berjalan untuk bisa mewujudkan Kota Batu tanpa sampah pada 2020,” tukas Arief.

Untuk diketahui, rangkaian acara Hari Peduli Sampah Nasional 2018 ini akan berakhir pada 24 Maret mendatang dengan pesta rakyat dan deklarasi Kota Batu bebas sampah 2020 di depan Balai Kota Among Tani. Selain itu, ada kegiatan lainnya seperti tasyakuran dan budaya di Kali Lanang, Desa Pandanrejo, Sabtu depan (24/2), gotong royong membersihkan lingkungan dari sampah di masing-masing kecamatan pada 11 Maret 2018

penyunting ?Aris Dwi
pewarta ?Aris Syaiful
foto ?Rubianto