Ayo, Bikin Joko Tingkir Tersingkir

LAMONGAN – Arema FC punya pengalaman pahit pada dua edisi Liga 1 lawan Persela Lamongan. Pada kompetisi 2017 dan 2018 itu, Arema FC takluk 0-4 dari Laskar Joko Tingkir–julukan Persela. Ini semacam kutukan selalu kalah di kandang Persela.

Nah, pada laga pekan ke-18 Liga 1 2019 yang berlangsung di Stadion Surajaya malam ini (kickoff pukul 18.30), pelatih Arema FC Milomir Seslija ingin ”kutukan” itu berakhir. Hamka Hamzah dkk harus menyingkirkan Laskar Joko Tingkir di kandangnya.

Persiapan sudah matang. Kualitas lini serang yang masih angin-anginan telah di-drill. Juga telah menambal lubang kelemahan lini pertahanan.

Saat ini Arema sudah kebobolan 27 gol. Hampir setiap pertandingan, kecuali lawan Semen Padang, Singo Edan selalu kebobolan. Apalagi, kali ini dua pemain pilar bertahanan Arema, Arthur Cunha dan Johan Alfarizie masih absen karena cedera.

”Karena itu, kami terus membangun kekompakan, terutama di lini pertahanan,” kata Milo–sapaan akrab Milomir Seslija.



Untuk menambal posisi Arthur dan Alfarizie, dua pemain sudah disiapkan. Nasir bakal tetap mengisi posisi Alfarizie dan Hanif Sjahbandi di-plot menggantikan Arthur.

Di kompetisi tahun ini, Persela juga bermain bagus di kandang. Terakhir Laskar Joko Tingkir membantai 6-1 PS TIRA. Namun, di laga ini ada tumbal. Yakni, Alex Goncalves, striker Persela dan top scorer Liga 1 2019 sampai pekan ini dengan mencetak 16 gol harus absen. Arema FC cukup diuntungkan.

”Kami tetap harus bermain lebih bagus lagi, kami juga benahi tranformasi dari menyerang dan bertahan juga sebaliknya,” kata pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu.

Milo menyebut, di laga kali ini pemain harus bermain secara tim. ”Mereka harus kompak,” kata dia.

Sebab dengan bermain kompak, lawan siapa pun akan lebih mudah diredam.

Untuk melawan Persela, Milo juga sudah mempersiapkan strategi khusus. ”Kami sudah coba beberapa kombinasi (menyerang),” kata mantan pelatih Madura United tersebut.

Dia tidak ingin Arema kalah lagi. Seperti saat di babak penyisihan Piala Presiden 2019 lalu. Saat itu Singo Edan harus mengakui keunggulan Persela dengan skor 1-0. Meski akhirnya, Arema bangkit dan bisa menjadi juara.

”Sekarang ini beda dengan di Piala Presiden lalu, tidak masalah (tanpa Arthur dan Alfarizie) karena kami saat ini ada Nasir dan Aka (Takafumi Akahoshi) yang bisa membantu,” kata Milo.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib