Ayo Arema FC, Bangkit atau Makin Sulit

Lini belakang Arema FC dipastikan tidak komplet dalam menghadapi Semen Padang, nanti malam (5/3). Sang kapten Johan Ahmad Alfarizie dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.

MALANG KOTA – Kegagalan meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir membuat Arema FC terlempar dari papan atas klasemen sementara Liga 1. Bila tak ingin peluang memburu gelar musim ini makin berat, Arema FC harus segera bangkit. Tim berjuluk Singo Edan ini harus mampu memetik kemenangan saat menjamu Mitra Kukar di Stadion Gajayana malam ini (kickoff pukul 20.30).

Oke, Mitra Kukar memang akan datang dengan skuad yang diisi pemain-pemain berkualitas. Termasuk marquee player yang pernah memperkuat Liverpool dan Juventus, Mohammed Sissoko. Pun demikian, Mitra Kukar yang saat ini bertengger di peringkat lima menjadi salah satu tim dengan produktivitas gol terbaik di Liga 1.

Naga Mekes–julukan Mitra Kukar– sudah mencetak 11 gol dalam tujuh pertandingan. Meski begitu, Mitra Kukar belum sekali pun meraih kemenangan pada laga tandangnya pada musim ini. Tim yang diarsiteki Jafri Sastra itu mengukir dua hasil seri dan satu kekalahan dalam tiga laga tandangnya.

Di sisi lain, Arema FC punya rekor yang cukup baik saat menjamu Mitra Kukar. Dalam empat laga kandang menghadapi Mitra Kukar, Arema FC menang tiga kali. Sementara satu laga lainnya berakhir imbang.

Bahkan, Arema FC meraih tiga kemenangan itu dengan selisih skor lebih dari dua gol. Termasuk kemenangan 5-3 yang terjadi pada 17 Mei 2012 lalu. Itu menjadi skor kemenangan terbesar yang dicapai Arema FC atas Mitra Kukar.

Melihat catatan sejarah itu, Arema FC semestinya bisa menang lawan Mitra Kukar malam ini. Sekali pun pada laga nanti, Arema FC tak bisa memainkan Jad Noureddine (hukuman kartu merah), Arthur Cunha (cedera), Bagas Adi Nugroho (cedera), dan Junda Irawan (sakit). ”Kami mengupayakan pertahanan tetap solid walau krisis pemain, Hanif (Sjahbandi) kami plot jadi bek,” kata pelatih Arema FC Aji Santoso kemarin (27/5).

Selain itu, Aji punya rencana memainkan Syaiful Indra Cahya sebagai bek tengah bila Arthur belum bisa dimainkan lawan Mitra Kukar. Dia pun berharap, baik Hanif maupun Syaiful bisa cepat beradaptasi dengan posisi baru mereka. ”Banyak pemain dengan posisi baru di pertandingan ini. Tapi, kami tetap optimistis bisa meraih kemenangan dan menyudahi tren negatif,” papar mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.

Seperti diketahui, tren negatif itu berlangsung sejak Arema FC kalah 0-1 di kandang PSM Makassar (10/5), lalu berlanjut hasil imbang 1-1 lawan Madura United di Stadion Kanjuruhan (14/5). Terakhir, Arema FC dihajar 0-4 saat menghadapi tuan rumah Persela Lamongan (21/5).

Tiga hasil negatif itu membuat posisi Arema FC di klasemen sementara Liga 1 terus merosot. Saat ini, Arema FC berada di peringkat delapan, mengemas 11 poin. Arema FC tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen sementara, PSM Makassar (16 poin).

Sementara itu, pemain Arema FC Hanif Sjahbandi tidak mempermasalahkan meski harus bermain di posisi yang bukan spesialisasinya. Apalagi, dia pernah bemain sebagai bek ketika memperkuat tim nasional (timnas).

Mantan pemain Persiba Balikpapan ini pun siap menghadang laju pemain-pemain depan Mitra Kukar. Termasuk Marclei Cesar Santos yang sejauh ini sudah mencetak empat gol. ”Saya akan disiplin untuk mengawalnya,” ujar pemain yang pernah berlatih di Manchester United itu.

Lebih lanjut Hanif mengungkapkan kesiapannya menghadapi pertandingan malam ini meski baru saja berduka. Ya, Senin lalu (22/5), sang ayahanda, Rony Sjahbandi, meninggal dunia karena sakit. ”Ini pekerjaan saya. Saya ingin total dalam berkarir,” pungkasnya.

Sementara itu, pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra menganggap Arema FC tetap kuat meski baru saja menelan kekalahan 0-4 dari Persela. ”Arema memiliki sejarah yang besar sehingga meski baru saja kalah, pastinya memiliki semangat yang besar untuk bangkit,” kata Jafri.

Karena itu, pemain Mitra Kukar harus disiplin sepanjang 90 menit pertandingan. ”Mitra Kukar akan tampil lebih disiplin dan ingin mencuri poin di Malang,” kata Jafri.

Pada kesempatan yang sama, bek Mitra Kukar Syaiful Ramadhan mengaku, timnya tidak keder meski harus bermain di kandang Arema FC. ”Saya sudah bermain sejak 2015. Jadi, tidak akan kaget dengan atmosfer pertandingan di Malang,” ujar Syaiful. (asa/c2/muf)

Judul Sambungan:
Mitra Kukar Tak Pernah Menang di Malang