Ayo Aji, Umak Osi! Bantai Bali United di Kandang Singa

MALANG – Laga lawan Bali United di Stadion Gajayana malam ini (17/6) bakal menjadi ajang pertaruhan jabatan pelatih Arema FC Aji Santoso. Bila sampai gagal meraih kemenangan, apalagi kalah, Aji mungkin harus angkat kaki.

Apalagi, pasca meraih hasil imbang 0-0 lawan Perseru Serui pada Sabtu lalu (10/6), Aji berujar akan meletakkan jabatannya jika sampai imbang atau kalah lawan Bali United. Pernyataannya itu merupakan respons atas tekanan dari Aremania terhadap dirinya.

Arema FC memang tampil kurang menggigit dalam sejumlah laga. Total, dalam enam laga terakhir, Arema FC sudah menelan tiga kali kekalahan. Dalam enam laga itu, Arema FC hanya mampu memetik satu kemenangan. Yakni saat menang 2-0 atas Mitra Kukar di Stadion Gajayana Minggu lalu (28/5).

Setelah serangkaian hasil negatif itu, bukan pekerjaan mudah untuk mengembalikan Arema FC ke jalur kemenangan. Tapi, semua bergantung kepada Aji. Kreativitas dan kejelian dalam menyusun strategilah yang menjadi kunci untuk memenangkan laga lawan Bali United.

Demi menjaga fokus jelang laga lawan Bali United, Aji untuk sementara enggan menanggapi spekulasi soal nasibnya di Arema FC. Pada sesi press conference di Kantor Arema FC kemarin siang (16/6), Aji terlihat tenang.  



”Manajemen masih memberikan kepercayaan penuh kepada saya. Saya akan memberikan yang terbaik juga,” kata Aji.

Absennya Esteban Vizcarra karena cedera hamstring maupun marquee player Juan Pablo Pino Puello yang mengalami cedera otot pada latihan terakhir di Stadion Gajayana Kamis lalu (15/6) mungkin mereduksi kekuatan Arema FC. Tapi, sejak Indonesia Soccer Championship (ISC) A, Arema FC sudah mengakrabi badai cedera.

Beruntung, kabar absennya Vizcarra dan Pino sedikit bisa tertutupi dengan kembalinya tiga pemain timnas. Yakni Kurnia Meiga, Hanif Sjahbandi, dan Bagas Adi Nugroho. Pascalaga uji coba lawan Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/6), seluruh pemain timnas dikembalikan ke klubnya masing-masing.

Kembalinya Meiga dan Bagas bakal menambah kepercayaan diri barisan belakang. Aji sudah tak sabar untuk kembali menduetkan Bagas dengan Arthur Cunha.

”Duet Arthur dan Bagas terbukti kuat menahan serangan lawan. Kami yakin, (pemain belakang) bisa menjaga striker-striker Bali United,” kata mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.

Pun demikian dengan kembalinya Hanif membuat Aji bisa lebih banyak berkreasi di lini tengah. Hanif, Hendro Siswanto, Adam Alis, dan Dendi Santoso bisa menjadi kombinasi lini tengah yang pas untuk menghadapi agresivitas tim lawan. Aji menilai, performa Bali United semenjak dipegang Widodo Cahyono Putro relatif stabil.

Sejauh ini, Widodo sukses membawa Bali United meraih tiga kemenangan dalam lima laga. Salah satu kemenangan penting adalah saat mereka menggasak tim bertabur bintang, Persib Bandung, dengan skor 1-0, pada 31 Mei lalu.

”Widodo adalah pelatih yang bagus. Terbukti Bali United bisa meraih tren positif,” kata Aji.

Bek Arema FC Bagas Adi Nugroho optimistis timnya bisa keluar dari lubang jarum pasca serentetan hasil negatif. ”Saat ini kondisi saya sudah bagus. Saya dan pemain lainnya tinggal menjalankan taktik dari pelatih,” kata Bagas.

Sementara itu, pelatih Bali United Widodo C. Putro menyebut, laga lawan Arema FC itu spesial. Karena itulah, Widodo sampai membawa 26 pemain hanya untuk laga away di Malang. ”Semua pemain sudah siap bermain. Termasuk pemain timnas, Irfan Bachdim,” ujarnya.

Kembalinya Bachdim diharapkan bisa mengatrol performa Bali United yang pada laga terakhirnya kalah 1-3 dari Bhayangkara FC. Di sisi lain, Widodo tak ingin menganggap remeh Arema FC. ”Saya tidak melihat tren negatif itu (yang sedang dialami Arema FC),” kata mantan pemain Petrokimia Putra Gresik tersebut.

Widodo tahu betul bahwa Bali United selama ini inferior ketika berhadapan dengan Arema FC. Dalam enam pertemuan, lima di antaranya dimenangkan Arema FC. Satu-satunya hasil terbaik Bali United adalah menahan imbang Arema FC.

Hasil imbang dengan skor 2-2 itu diraih pada laga yang digelar di Stadion I Wayan Dipta Gianyar pada 3 Desember 2016. Artinya, ketika berlaga di luar kandang, Bali United selalu kalah menghadapi Arema FC. ”Pemain Bali United sudah berkomitmen untuk meraih poin,” pungkas Widodo.

Pewarta: Aris Syaiful
Penyunting: Indra Mufarendra
Grafis: Yudho Asmoro