Ayam Rp 10 Jutaan Ramaikan Among Tani Farm Festival

KOTA BATU – Beragam produk pertanian dan peternakan dipamerkan dalam Among Tani Farm Festival 2019 kemarin (22/8). Tak terkecuali pameran hewan-hewan kesayangan milik masyarakat Kota Batu. Salah satunya yakni Ayam O Naga Dori (Ayam Ekor Panjang) asal Jepang dan Ayan Poland asal Belanda.

Pemilik dua jenis ayam tersebut, Ruli Wicaksono, menjelaskan bila dia mendapatkannya dari importir Jepang dan Belanda langsung. Dia lantas membudidayakan dan mengembangbiakkannya di Kota Batu. Saat ini, sudah ada 10 ekor yang dibudidayakannya.

”Macamnya (ayam yang dari Jepang) sih banyak. Ada yang warna putih dan merah. Pada dasarnya sama dengan ayam biasanya. Tapi yang membuat ini unik ekornya itu yang lebih panjang,” kata dia.

Karena ekornya yang panjang, ayam tersebut menurut dia harus ditaruh dalam tempat yang lebih tinggi. ”Sebenarnya nggak apa-apa di bawah.

Tapi kan rusak ekornya nanti. Dan kalau sudah nangkring gitu, dia nggak akan turun. Turunnya kalau lapar,” imbuhnya. Harga Ayam Onogadori itu bisa mencapai Rp 10 juta per ekor.



Di negara asalnya, Jepang, ayam tersebut dipandang sebagai lambang kesuburan, kemakmuran, dan dipercaya pemeliharanya bisa semakin kaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Batu Sugeng Pramono menjelaskan bila event itu dibuat untuk mewujudkan visi-misi wali Kota Batu. Yakni Desa Berdaya, Kota Berjaya.

Di sisi lain, pihaknya juga ingin kegiatan tersebut dijadikan ajang edukasi. ”Kegiatan ini (Among Tani Farmfest 2019) ada sekitar 450 peserta yang ikut.

Semuanya perwakilan dari beberapa gapoktan, asosiasi peternak, dan gerakan organisasi wanita di Kota Batu,” kata Sugeng. Ke depan pihaknya berencana menggelar acara tersebut secara rutin setiap tahun.

Pewarta : M.Badar Risqullah
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya