Awas! Zat Adiktif Pada Alkohol dan Rokok Sama Berbahaya dengan Narkotika

Suasana pelayanan di Puskesmas Arjowinangun

KOTA MALANG – Sebagian masyarakat banyak yang menganggap zat adiktif pada narkotika dan psikotropika lebih berbahaya daripada pada rokok dan alkohol. Namun hal ini disalahkan oleh kepala Puskesmas Arjowinangun Dr. Camelia Finda ketika dikonfirmasi oleh radarmalang.id

“Faktanya zat adiktif pada rokok dan alkohol sama berbahayanya. Bahkan bisa dianggap lebih berefek pada zat tertentu yang tidak dimiliki oleh narkotika dan psikotropika,” jelas Finda. Ia menambahkan zat adiktif pada narkotika banyak berefek pada dampak langsung sedangkan pada rokok dan alkohol lebih berdampak pada dampak yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Finda menjelaskan zat adiktif pada narkotika cenderung menyerang bagian tubuh yang lemah dan memiliki imunitas yang tipis sehingga bagian tubuh yang lemah itu terjangkit penyakit akut dalam rentan waktu yang singkat sehingga dampak terburuknya adalah penyebaran penyakit pada bagian tubuh yang kuat sekalipun.

Hal ini berbeda jika seseorang tergantung dengan zat adiktif yang ada di rokok dan alkohol menyerang tubuh secara merata baik pada tubuh yang memiliki imunitas tinggi maupun rendah.

“Hal ini disebabkan cairan dophamine yang diproduksi oleh otak menjadi berlebih. Cairan dophamine sendiri efeknya seperti morphin sehingga berdampak pada daya candu,” papar Finda.



Ia juga mengungkapkan pecandu rokok dan alkohol cenderung lebih banyak daripada pecandu narkoba karena banyak yang berpikir zat adiktif pada narkotika lebih berbahaya padahal faktanya sama berbahayanya.

“Oleh sebab itu, kami menghimbau kepada masyarakat untuk sebisa mungkin menghindari penggunaan zat adiktif sebisa mungkin,” tukasnya.

Pewarta : Choirul Anwar
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto : Choirul Anwar