Awas, si Bajul Ijo Sedang On Fire

 BALIKPAPAN – Jangan harap bisa menang melawan Persebaya besok (12/12) jika pemain Arema FC tampil seperti lawan PSIS Semarang (8/12). Jangankan menang, bisa seri saja sudah seperti keajaiban.

Apalagi saat ini Persebaya sedang dalam kondisi on fire alias bagus-bagusnya. Lini depan Persebaya yang dihuni Da Silva dan Irfan Jaya telah menjadi momok bagi semua lawan. Terbaru, Bhayangkara FC telah jadi korban dengan diterkam 4-0.

Nah, agar itu tidak terjadi pada Arema, fokus persiapan Hamka Hamzah dkk pada pembenahan benteng pertahanan. Butuh benteng lebih kokoh untuk membendung gempuran para striker Persebaya. Koordinasi Hamka Hamzah dan Artur Cunha menggalang pertahanan wajib lebih bagus lagi. Jangan ada lagi lubang menganga sehingga mudah bagi striker Persebaya menusuk serangan.

Seperti kita ketahui di pertandingan-pertandingan sebelumnya, tim Singo Edan keropos di belakang dan juga tumpul di depan. Tercatat dalam lima laga yang telah dijalani, gawang Dendi Santoso dkk sudah kemasukan  11 gol dan hanya mampu 3 kali membobol gawang lawan. Itu pun yang membuat tidak banyak dari barisan penyerang mereka, tapi pemain dari posisi gelandang seperti Makan Konate.

”Orang-orang bilang kami bermain lebih buruk, sebetulnya tim bermain sama. Yang membedakan adalah efektivitas,” ujar pelatih Arema FC Milomir Seslija saat ditemui di Balikpapan kemarin.

Menurut dia, tim selalu mempunyai peluang banyak, tapi yang mampu berbuah gol hanya beberapa saja. Karena itu, pelatih berusia 55 tahun tersebut akan berusaha memanfaatkan waktu sebelum meladeni Persebaya untuk mencari jawaban serta formula yang tepat untuk mengatasi kondisi itu. ”Kami harus meracik tim yang bisa mengalahkan mereka (Persebaya),” ujar Milo.

Bagi dia, meski tidak terkalahkan dalam 6 laga tim berjuluk Green Force itu masih sangat mungkin Arema membawa tiga poin dari mereka. Apalagi, terang juru taktik asal Bosnia tersebut, para pemain Arema FC kerap tampil bagus saat bersua dengan kesebelasan asal Kota Pahlawan itu.

Seperti salah satu contohnya adalah pada pertemuan putaran pertama (15/8) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Ketika itu Dendi Santoso cs tampil sangat luar biasa. Di mana tajam saat menyerang dan kokoh ketika harus membangun pertahanan. Ya, laga kedua tim waktu itu dimenangkan Arema FC dengan skor telak 4-0.

Lebih lanjut, pelatih berlisensi UEFA Pro itu berharap, sejumlah persoalan tim menyangkut beberapa permasalahan elementer kerap dipertontonkan timnya di pertandingan sebelum bisa diatasi.

”Akhir-akhir ini kami bermain bagus di 2/3 lapangan, tapi mendekati 1/3 pertahanan lawan proses penyerang buntu,” ungkap dia. Tutur dia, para pemain harus meningkatkan kemampuan mereka di atas lapangan. Seperti passing, crossing, sampai shooting.

Kendati masih ada banyak PR dan tuntutan untuk menang atas Persebaya, mantan peramu strategi Madura United itu ingin Dendi Santoso cs tetap santai. Tidak menjadikan beban partai big match yang mempertaruhkan gengsi  itu.

”Para pemain harus rileks, santai, jangan panik, dan, tetap fokus,” tandas Milo. Jadi, dia ingin para pemain menikmati persiapan dan ketika pertandingan.

Pewarta : Galih Prasetyo
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib