Awas, PSIS On Fire!

MAGELANG – Para pemain Arema FC wajib mewaspadai PSIS Semarang di pertandingan pekan ke-31 Minggu ini (8/12). Meski calon lawan adalah penghuni peringkat 14 klasemen sementara Liga 2019, namun tim berjuluk Mahesa Jenar itu punya rekor bagus saat bermain di rumah sendiri.

Ya, PSIS tidak terkalahkan dalam 5 laga beruntun saat berstatus sebagai tuan rumah. Kandang mereka Stadion Moch Soebroto, juga terkenal ”angker” untuk tim-tim besar di Liga 1. Salah satu korbannya adalah Bali United. Tim yang kini menyabet gelar juara Liga 1 2019 ini pernah kalah 0-1 saat menjadi tamu PSIS.

Hal lain yang patut diwaspadai Hendro Siswanto dan kawan-kawan (dkk) adalah motivasi para pemain PSIS yang ingin menjauh dari zona merah atau degradasi. Berada di posisi 14 dengan 37 poin yang dikumpulkan Mahesa Jenar selama 30 pertandingan, masih jauh dari aman untuk terhindar degradasi.

Sebab, jumlah raihan itu terpaut tipis dengan tim-tim penghuni tiga terbawah seperti Perseru Badak Lampung FC (30 poin), Kalteng Putra (30 poin), dan Semen Padang (28 poin). Karena itu, PSIS bisa dipastikan bakal tampil habis-habisan lawan Arema kali ini.

Kondisi PSIS yang on fire, berbanding terbalik dengan Arema saat ini. Selama ini, Singo Edan loyo saat bermain di luar kandang. Dari 14 laga hanya sekali menang, 2 seri, dan 11 sisanya menelan kekalahan.

Belum lagi, kali ini pengganti Hamka Hamzah, yakni Hanif Sjahbandi di jantung pertahanan diragukan tampil karena mengalami permasalahan kaki. Namun, pelatih Arema FC Milomir Seslija tidak mau lempar handuk lebih cepat.

Milo–sapaan akrab Milomir Seslija percaya diri jika Hendro Siswanto cs bisa melewati masa sulit ini dengan baik. Sebab, dia menjelaskan, pemainnya ingin menyudahi tren minor selama ini. Ya, di empat pertandingan Arema tidak pernah menang.

”Kami tidak pernah kehilangan motivasi saat bertanding. Harus terus berjuang selagi ada kesempatan,” ungkap pria berusia 55 tahun tersebut. Oleh karena itu, di laga melawan PSIS mendatang dia ingin merengkuh hasil penuh.

”Ke depan, tim akan mencoba bermain lebih baik dari laga sebelumnya,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu. Menurut Milo, sebelum lawan Mahesa Jenar, tim terus berbenah. Salah satunya, terus mengasah kreativitas lini depan agar lebih tajam.

Beberapa pemain, seperti Sylvano Comvalius, Ahmad Nur Hardianto, Rifaldi Bawuoh, Rikcy Kayame, dan Dendi Santoso terus dipersiapkan. ”Seberapa pun bagusnya kami bermain dan menciptakan peluang tetap, yang terpenting adalah menciptakan gol,” kata Milo.

Pewarta : Galih Prasetya
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro