Awas, Macet Pintu Tol Bakal Terjadi Jika Infrastruktur Pendukung Tidak Maksimal

Ketua Governance Laboratory FIA UB, Dr. M.R. Khoirul Muluk M.Si. dalam gelaran One Day Seminar

KOTA MALANG- Masih ingatkah anda dengan insiden Brexit (Brebes Exit) pada tahun 2016 lalu? Yakni insiden tragis yang terjadi di pintu keluar tol Brebes Timur. Sekitar 1 Juli 2016, terjadi kemacetan total di pintu keluar tol ini, kondisi macet total tersebut menyebabkan mobil dan kendaraan bermotor lainnya berhenti sampai lebih dari 20 jam. Macet total ini juga menyebabkan 12 orang pemudik meninggal dunia.

Potensi Brexit bisa jadi Maxit (Malang Exit) saat lebaran tahun ini bila infrastruktur pendukung tol Malang-Pandaan (Mapan) tidak diperbaiki. Ketidaksiapan infrastruktur dapat menyebabkan penumpukan kendaraan di pintu keluar tol. Selain itu, masuknya pendatang akan berimbas pada keadaan limit of growth dimana jumlah wisata dan pendatang yang masuk meningkat namun ada keterbatasan akses.

Hal ini terus terang disampaikan oleh Ketua Governance Laboratory FIA UB, Dr. M.R. Khoirul Muluk M.Si. dalam gelaran One Day Seminar yang diadakan Jawa Pos Radar Malang bersama UB, Selasa (23/4) di Guest House UB.

“Jumlah pendatang yang ke Malang juga diprediksi tidak hanya saat akhir pekan, namun juga saat hari-hari kerja. Ini berarti peluang pendatang masuk akan semakin tinggi. Apabila infrastruktur tidak diperbaiki maka akan terjadi kemacetan di Wilayah Malang,” tegas dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa volume capacity ratio diprediksi akan meningkat sehingga kapasitas jalan eksisting dianggap tidak lagi menampung beban kendaraan yang akan memanfaatkan jalan tol. Beban eksisting saat ini saja sudah sulit dipenuhi jaringan jalan pendukung yang ada sekarang ini, terutama di exit tol di Malang Timur.



“Pengguna jaringan jalan pendukung exit tol tidak lagi dapat dihitung dari pengguna eksisting tetapi juga dari pengguna potensialnya yang diramalkan akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Sehingga jika pemerintah lambat melakukan pembangunan, maka tol bukan lagi jadi solusi dan harapan namun malah menimbulkan masalah,” tukas dia.

Pewarta: Rida Ayu
Penyunting : Kholid Amrullah
Foto: Rida Ayu