Awas Laka di Jalur Tanjakan

Petugas dari Satlantas Polres Batu dengan dibantu warga mengamankan barang bukti, Sabtu (29/4).

KOTA BATU – Wisatawan yang berdatangan ke Kota Batu tak hanya harus pintar-pintar cari jalan untuk terhindar dari kemacetan, tapi juga kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Sebab, ada sejumlah titik yang masuk dalam kerawanan laka lantas di Kota Dingin ini.

Berdasarkan pemetaan kerawanan laka lantas, tiga titik yang ditetapkan oleh Satlantas Polres Batu. Di antaranya, Jalan Ir Soekarno, Jalan Pattimura, dan Jalan Diponegoro. Ketiga titik tersebut berada di jalur utama jalan provinsi di Kota Apel ini.

”Kondisi jalannya berupa tanjakan dan turunan. Sebagian markah juga masih belum jelas,” beber Kasatlantas Polres Batu AKP Ari Galang Saputra beberapa waktu lalu.

Selain disebabkan kontur tanah di kawasan tersebut yang tidak rata, juga dipicu oleh bahu dan lebar jalan yang sempit. Beberapa titik lainnya juga disebabkan oleh faktor penerangan jalan di kawasan ini masih kurang.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, satlantas telah melakukan tiga upaya. Yaitu, berkoordinasi dengan dinas perhubungan. Salah satunya dengan melakukan pengalihan arus. Selain itu, menyiapkan mobil derek dan unit servis jika terjadi kecelakaan.



Namun, selain ketiga jalan tersebut, sebenarnya ada beberapa titik lainnya yang perlu diwaspadai oleh wisatawan. Sebab, belakangan ini sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Di antaranya, kawasan Gunung Klemuk di Desa Songgokerto.

Kondisi jalanan yang curam kerap mengakibatkan laka lantas. Titik lainnya yang juga perlu diwaspadai di jalur Batu–Mojokerto karena kondisi jalannya yang curam dan berliku.

Pemetaan kawasan rawan kecelakaan dan kemacetan tak hanya dilakukan di Kota Batu, satlantas juga memetakan titik rawan kecelakaan di daerah Pujon, Ngantang, dan Kasembon. ”Di sana kondisi jalannya cukup berbahaya karena berliku,” papar Galang.

Di Kecamatan Pujon yang perlu diwaspadai adalah Jalan Abdul Manan Wijaya karena kondisi jalannya berliku dan tidak banyak penerangan. Kondisi yang sama juga terjadi di Jalan Raya Sidorejo, Kecamatan Ngantang.

Kemudian di sepanjang jalan penghubung Ngantang dan Kasembon. Selain berliku, di sana penuh jalanan menanjak.

Pewarta: Bahrul Marzuki
Penyunting: Ahmad Yahya
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Rubianto